INDOPOSCO.ID – Rencana pembangunan kantor pusat baru milik JYP Entertainment kini berada dalam ancaman serius setelah muncul perubahan kebijakan tata ruang di kawasan proyek.
Gedung yang direncanakan berlokasi di Godeok-dong, Gangdong-gu, Seoul ini sebelumnya dipromosikan sebagai ruang terbuka yang menggabungkan fungsi budaya dan relaksasi.
Namun, tepat sebelum konstruksi dimulai, SH Corporation bersama kantor distrik Gangdong-gu mengubah status lahan taman yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi proyek menjadi area fasilitas pendukung mandiri.
Perubahan tersebut memungkinkan pembangunan gedung setinggi 18 hingga 19 lantai di lahan seluas 13.261 meter persegi itu.
Penjualan lahan dengan nilai sekitar ₩104 miliar KRW pun tengah berlangsung, dengan batas pendaftaran hingga 18 Mei, menurut laporan industri properti per 23 April.
Awalnya, desain kantor pusat JYP dibuat dengan konsep bangunan berbentuk cincin yang mengelilingi halaman tengah, sehingga tetap terhubung dengan pemandangan sekitar.
Proyek ini juga direncanakan memiliki aula pertunjukan berkapasitas 800 kursi serta ruang terbuka publik untuk aktivitas budaya.
Namun, jika gedung lain benar-benar dibangun tepat di depan lokasi tersebut, konsep “ruang terbuka” yang diusung JYP berpotensi gagal terwujud.
Desain awal memang mempertimbangkan keseimbangan antara estetika lingkungan dan privasi, terutama bagi artis yang berada di bawah naungan agensi.
Pihak JYP Entertainment kini dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menarik diri dari proyek tersebut. Seorang pejabat menyatakan bahwa perubahan zonasi sebenarnya telah diinformasikan sejak awal proses penjualan lahan, seperti dikutip koreaboo.com.
“Dengan karakter industri hiburan, privasi bagi para artis sangat penting. JYP merancang gedung dengan asumsi area selatan tetap menjadi taman, namun kini mereka meninjau kembali kelanjutan proyek tersebut,” ungkapnya.
Jika keputusan pembatalan benar diambil, proyek ambisius yang sebelumnya dinantikan sebagai “oasis” baru di tengah kota Seoul itu berpotensi tidak terealisasi. (mg154)










