INDOPOSCO.ID – Atmosfer panas dipastikan menyelimuti Persijap Jepara saat menjamu PSBS Biak dalam lanjutan pekan ke-29 Super League 2025/26. Bertanding di Stadion Gelora Bumi Kartini, pada Jumat (24/4/2026) sore WIB, Laskar Kalinyamat datang bukan sekadar untuk bermain, melainkan menuntaskan dendam lama.
Kekalahan tipis 2-3 pada pertemuan pertama masih membekas. Namun kini, situasinya berbeda. Persijap hadir dengan wajah baru: lebih solid, lebih percaya diri, dan tengah berada dalam tren yang menjanjikan.
Persiapan memang tak ideal. Jadwal padat membuat tim harus bergerak cepat dari laga tandang di Padang kembali ke Jepara. Meski begitu, pelatih Mario Lemos memastikan anak asuhnya tetap dalam kondisi siap tempur.
“Bicara persiapan, memang sangat singkat. Kita baru main tandang di Padang, langsung kembali ke Jepara. Kita sudah jalani recovery dan menjalankan persiapan seperti yang biasa kita lakukan untuk hadapi pertandingan,” ujar Lemos dalam keterangan resmi ileague, Jumat (24/4/2026).
Pelatih asal Portugal itu memilih untuk tidak larut dalam bayang-bayang kekalahan sebelumnya. Baginya, pertandingan kali ini adalah cerita yang sama sekali baru.
“Terpenting kita fokus dan tiap laga home adalah laga penting dan kita siapkan untuk pertandingan guna dapat memenangkan pertandingan,” tegasnya.
Kepercayaan diri Persijap bukan tanpa alasan. Dalam tujuh pertandingan terakhir, mereka belum tersentuh kekalahan, mencatatkan tiga kemenangan dan empat hasil imbang. Bahkan, dua laga terakhir disapu bersih dengan kemenangan impresif, termasuk hasil tandang yang meyakinkan.
Kekuatan terbesar Persijap juga terlihat saat bermain di kandang. Sepanjang putaran kedua, mereka menjadikan Bumi Kartini sebagai benteng kokoh dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang, rekor yang cukup untuk membuat lawan berpikir dua kali.
Namun tekanan tetap ada. Saat ini Persijap berada di peringkat ke-14 dengan 28 poin, hanya terpaut tipis dari zona merah. Setiap laga menjadi krusial, setiap poin begitu berarti.
Dengan performa yang tengah menanjak dan dukungan penuh publik Jepara, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ini tentang harga diri, momentum, dan satu target jelas, yakni membalikkan cerita lama menjadi kemenangan yang berharga.(her)










