INDOPOSCO.ID – Atmosfer tegang menyelimuti Stadion Manahan, Solo, saat Persis Solo bersiap menjalani laga krusial pekan ke-29 Super League 2025/26. Menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Rabu (22/4/2026) sore WIB, Laskar Sambernyawa menghadapi satu misi jelas: keluar dari tekanan zona degradasi.
Situasi klasemen belum berpihak. Persis masih tertahan di peringkat ke-16 dengan 24 poin hanya terpaut dua angka dari Madura United FC yang berada tepat di atas garis aman. Selisih tipis ini membuka peluang, sekaligus menjadi tekanan besar di setiap laga tersisa.
Pelatih Persis, Milomir Seslija memahami betul arti penting pertandingan ini. Ia menegaskan bahwa laga kontra Bhayangkara bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan titik balik yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Hari ini adalah pertandingan penting dan kita harus bermain disiplin. Kita punya motivasi yang besar untuk mendapatkan poin dan kita harus berdedikasi untuk itu. Karena semua hal mungkin dan bisa terjadi, dan semua bisa dilakukan termasuk memenangkan laga nanti,” kata Milo -sapaan Milomir Seslija- dalam keterangan resmi ileague, Rabu (22/4/2026).
Evaluasi dari kekalahan atas Arema FC di pekan sebelumnya menjadi bahan bakar tambahan. Milo menuntut anak asuhnya untuk bangkit dengan karakter yang lebih kuat kerja keras, fokus, dan disiplin menjadi harga mati.
Di sisi lain, ia memastikan kondisi tim berada dalam keadaan optimal jelang pertandingan.
“Bermain menghadapi Bhayangkara FC adalah kesempatan kita untuk berubah. Karena kita punya kesempatan untuk menang dan tumbuh sebagai seorang pemain. Kita harus disiplin dan punya keinginan dan mental besar untuk menang,” dia menegaskan.
Namun, tantangan yang datang tidaklah ringan. Bhayangkara FC hadir sebagai tim papan atas yang kini bertengger di posisi keempat dengan koleksi 47 poin. Kekuatan mereka semakin menarik karena diperkuat sejumlah mantan pemain Persis, seperti Moussa Sidibe, Sho Yamamoto, dan Ryo Matsumura.
Meski Yamamoto dipastikan absen karena status pinjaman, ancaman tetap nyata. Terutama dari Moussa Sidibe yang tengah berada dalam performa impresif siap menjadi mimpi buruk bagi mantan timnya.
Laga ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi tentang harga diri dan harapan. Bagi Persis Solo, Manahan sore ini bisa menjadi panggung kebangkitan… atau justru memperdalam luka di penghujung musim.(her)










