• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN Bersama Akademi Batik Tulis Kolaborasi Inklusif Lestarikan Budaya dan Dorong Kemandirian Ekonomi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 16 April 2026 - 21:11
in Ekonomi
pln

Ketua Yayasan Kriya Muda Nuswantara, Budi Dwi Haryanto (Kiri) dan Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta, Haris Andika (kanan) saat memberikan sambutan dalam kegiatan Peresmian Akademi Batik Tulis di Palbatu, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026) Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Batik resmi diakui UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) sebagai warisan budaya tak benda 2 Oktober 2009 silam. Berbagai program terus digalakkan untuk menjaga warisan tersebut hingga saat ini.

Upaya pelestarian batik sekaligus pemberdayaan penyandang disabilitas terus berkembang melalui kehadiran Akademi Batik Tulis yang berkolaborasi dengan Rumah Batik Palbatu. Program ini tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga wadah inklusif untuk berkarya, berinteraksi, dan membangun kemandirian ekonomi bagi teman-teman tulis.

BacaJuga:

PDC Dorong Kemandirian Pesantren dan Pastikan Layanan Konsumsi Rig Berstandar

Kembangkan Komunikasi Berdampak, PHI Sabet 7 Penghargaan IABC Awards 2026

Program Sekolah Energi Berdikari Pertamina NRE Bawa Energi Surya ke SD Gunung Bayu

Didirikan oleh Budi Dwi Haryanto, Rumah Batik Palbatu telah lebih dari satu dekade menjadi pusat edukasi dan produksi batik di ibu kota. Melalui Akademi Batik Tulis, pihaknya ingin membuka akses yang lebih luas bagi lulusan sekolah luar biasa (SLB) yang kerap menghadapi keterbatasan dalam melanjutkan pendidikan.

“Kami ingin memberikan tempat yang nyaman bagi teman-teman tuli untuk berkarya. Tidak hanya belajar selama tiga semester, tetapi juga kami dampingi agar mereka bisa mandiri dan memiliki nilai ekonomi bagi keluarganya,” ujar Budi Dwi Haryanto, Kamis (16/4/2026).

Pria yang akran disapa Harry itu menambahkan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, di mana banyak lulusan SLB kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi karena berbagai faktor, seperti akses, biaya, hingga keterbatasan fasilitas.

“Banyak dari mereka yang punya potensi, tapi bingung setelah lulus. Akademi ini hadir sebagai jawaban, agar mereka tetap bisa berkembang dan menciptakan sesuatu,” katanya.

Akademi Batik Tulis juga menekankan proses membatik yang autentik, mulai dari penciptaan motif, penggunaan malam panas, hingga tahap akhir produksi. Hal ini dilakukan untuk meluruskan pemahaman bahwa batik bukan sekadar motif pada kain, melainkan proses budaya yang memiliki nilai tinggi.

Di sisi lain, dukungan juga datang dari pihak PLN yang melihat program ini sebagai inisiatif strategis dalam pemberdayaan masyarakat.

Perwakilan PLN, Haris Andika, Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang telah terjalin dan dampak yang dihasilkan.

“Kami melihat ini bukan sekadar pelatihan, tetapi sudah sampai pada level prestasi. Bahkan karya-karya dari sini sudah mendapatkan penghargaan tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas melalui sertifikasi bagi peserta.

“Ke depan, kami berharap ada peningkatan, termasuk sertifikasi bagi peserta. Jadi mereka tidak hanya pernah belajar, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi yang bisa dibawa ke tingkat yang lebih luas,” tambahnya.

Program ini juga membuka peluang kolaborasi lintas pihak, termasuk masyarakat umum, untuk belajar dan memahami budaya teman tuli melalui interaksi langsung. Dengan pendekatan inklusif dan berkelanjutan, Akademi Batik Tulis di Rumah Batik Palbatu diharapkan menjadi model pemberdayaan yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menciptakan kesetaraan dan peluang bagi semua.

“Harapan kami sederhana, mari bersama membangun kesetaraan. Dari batik, kita belajar saling memahami dan saling mendukung,” tutup Haris. (ney)

Tags: Akademi Batik Tulisbudayakemandirian ekonomiPLN

Berita Terkait.

Ponpes
Ekonomi

PDC Dorong Kemandirian Pesantren dan Pastikan Layanan Konsumsi Rig Berstandar

Minggu, 27 September 2026 - 16:08
IABC
Ekonomi

Kembangkan Komunikasi Berdampak, PHI Sabet 7 Penghargaan IABC Awards 2026

Minggu, 27 September 2026 - 15:07
SD-Negeri-091686
Ekonomi

Program Sekolah Energi Berdikari Pertamina NRE Bawa Energi Surya ke SD Gunung Bayu

Minggu, 27 September 2026 - 13:05
Hery-Lesmana
Ekonomi

PDC Dorong Tempesantren Mandiri, Omzet Tembus Rp75 Juta per Bulan

Minggu, 27 September 2026 - 11:13
Bantuan
Ekonomi

BNI Sahabat Sekolah Rakyat Bekali Siswa Sulsel dengan Literasi Keuangan

Minggu, 27 September 2026 - 09:21
mendag
Ekonomi

Kemendag Minta UMKM Manfaatkan Teknologi Digital dan Inovasi Produk

Minggu, 27 September 2026 - 04:14

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3875 shares
    Share 1550 Tweet 969
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.