INDOPOSCO.ID – BIGBANG kembali menjadi sorotan global usai penampilan spektakuler mereka di panggung Coachella. Namun, bukan hanya aksi panggung yang mencuri perhatian, keputusan mereka menolak wawancara dari media Barat justru memicu reaksi luas dari publik.
Dalam penampilan berdurasi sekitar satu jam, BIGBANG membawakan kombinasi lagu grup serta panggung solo dari masing-masing member. Momen ini sekaligus menjadi pembuka tur dunia spesial perayaan 20 tahun perjalanan karier mereka di industri musik.
Di balik euforia tersebut, muncul kabar bahwa sejumlah jurnalis dari media ternama seperti The New York Times, Vanity Fair, hingga Rolling Stone berencana melakukan wawancara eksklusif dengan BIGBANG.
Namun, grup tersebut memilih untuk menolak seluruh tawaran tersebut—sebuah langkah yang langsung menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan penggemar dan netizen.
Alih-alih menuai kritik, keputusan tersebut justru mendapat dukungan dari penggemar. Banyak yang menilai langkah BIGBANG sebagai bentuk kepercayaan diri dan bukti posisi mereka sebagai ikon global.
Bagi fans, penolakan ini bukan sekadar sikap, melainkan simbol bahwa BIGBANG tidak lagi membutuhkan validasi dari media internasional untuk membuktikan eksistensi mereka.
Dengan penampilan megah di Coachella dan keputusan berani di balik layar, BIGBANG kembali menegaskan status mereka sebagai salah satu grup K-pop paling berpengaruh sepanjang masa. (mg151)










