INDOPOSCO.ID – Pemerintah Iran memboyong sejumlah delegasi ahli dan tim diplomatik ke Islamabad, Pakistan guna melakukan negoisasi damai dengan Amerika Serikat. Selain negosiator utama, rombongan tersebut juga menyertakan perwakilan media dan pengawal keamanan ketat pada Sabtu (11/4/2026).
Berdasarkan laporan Kantor berita Tasnim Iran melaporkan, bahwa delegasi Teheran ke Islamabad terdiri dari 71 orang. Tim negosiasi dipimpin oleh Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.
“Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati. Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional Tertinggi Ali Akbar Ahmadian. Wakil Menteri Luar Negeri Kezem Gharibabadi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei,” kata laporan Kantor berita Tasnim seperti dilansir dari Al Jazeera, Sabtu (11/4/2026).
Delegasi Iran dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi tiba di Islamabad, Pakistan, pada dini hari waktu setempat untuk perundingan damai dengan Amerika Serikat.
Amerika Serikat sepakat melakukan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran, menyusul pembicaraan kedua pihak dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, pada Rabu (8/4/2026). Pihak Iran pun menyambut baik kesepakatan tersebut.
“Atas nama Republik Islam Iran, saya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada saudara-saudara saya yang terhormat, Yang Mulia Perdana Menteri Pakistan Sharif dan Yang Mulia Marsekal Lapangan Munir atas upaya tak kenal lelah mereka untuk mengakhiri perang di kawasan ini,” ucap Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi terpisah melalui akun X pribadinya @araghchi baru-baru ini.
Amerika Serikat telah menerima sepuluh poin usulan damai dari Iran. Sebagai tindak lanjut, jalur aman di Selat Hormuz akan dibuka selama dua minggu, dengan syarat adanya koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran.
“Untuk jangka waktu dua minggu, jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran dan dengan mempertimbangkan batasan teknis yang ada,” ujar Araghchi. (dan)










