• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wajah Komunikasi Istana Mulai Berubah dari Defensif ke Solutif

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 10 April 2026 - 20:42
in Nasional
Prabowo

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/4/2026). Foto: Dok. Setkab

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perubahan perlahan tapi pasti mulai terasa dari cara Istana Kepresidenan berbicara kepada publik. Jika sebelumnya komunikasi pemerintah kerap dinilai berputar-putar, kini arah yang diambil tampak lebih lugas dan langsung ke inti persoalan.

Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio melihat adanya pergeseran yang cukup signifikan. Ia menilai pesan-pesan yang disampaikan kini lebih efektif menjawab keresahan publik.

BacaJuga:

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Perkuat Riset Nasional, Kemendiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

“Saya melihat komunikasi politik Istana ada perbaikan ya, meski terkesan lebih spontan, tapi karena yang disampaikan terasa lebih tepat, lebih singkat, dan langsung ke pokok persoalan, pada akhirnya publik mendapatkan jawaban dari polemik tersebut,” kata Hensa -sapaan Hendri Satrio- melalui gawai, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, perubahan ini tidak datang begitu saja. Ada peran penting dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang kini semakin aktif menjelaskan berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Kehadiran Seskab, kata Hensa, bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi bagian dari strategi komunikasi yang lebih terstruktur.

“Kehadiran Seskab Teddy dalam menjelaskan isu-isu yang berkembang memberi kesan bahwa Istana saat ini mulai sadar, kerja-kerja pemerintah juga harus diikuti komunikasi yang tertata,” kata Hensa.

Ia menegaskan, kerja pemerintah yang baik tidak akan berarti jika tidak disampaikan dengan cara yang mudah dipahami masyarakat.

“Karena kalau kerjanya bagus tapi tidak dikomunikasikan dengan jelas kepada rakyat, maka rakyat akan selalu bertanya-tanya tentang kinerja pemerintah,” sambungnya.

Lebih jauh, Hensa menilai pendekatan komunikasi yang baru ini membawa dampak langsung terhadap suasana publik. Tidak hanya menghadirkan penjelasan, tetapi juga memberikan rasa kepastian.

“Jadi, kehadiran Bakom dan Seskab di sini bukan hanya memberikan pernyataan namun juga kepastian bagi publik terhadap isu-isu yang sedang ramai dibicarakan,” ungkapnya.

Tak hanya isi pesan yang berubah, nada komunikasi pun ikut bergeser. Jika sebelumnya cenderung defensif, kini Istana mulai tampil lebih solutif dan terbuka.

“Publik tentu menghargai komunikasi yang tegas dan tidak bertele-tele dan belakangan, gaya itu mulai terlihat lebih konsisten dari Istana,” tutur Hensa.

Dengan tren yang mulai terbentuk ini, Hensa berharap pola komunikasi yang lebih jelas dan responsif bisa terus dipertahankan. Ia optimistis, konsistensi akan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.

“Ini harus dipertahankan, karena akhirnya rakyat akan jadi lebih tenang karena akan selalu ada komunikasi yang disampaikan pemerintah,” tambahnya. (her)

Tags: Hendri SatrioistanaKomunikasi Pemerintah

Berita Terkait.

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 06:45
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Perkuat Riset Nasional, Kemendiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan

Minggu, 19 April 2026 - 05:14
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 04:23
miinuman
Nasional

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55
abdul
Nasional

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15
wisatawan
Nasional

Wah, Jumlah Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Meningkat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:34

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.