INDOPOSCO.ID – Langkah PT PLN Nusantara Power (PLN NP) di panggung pengelolaan lingkungan nasional semakin mantap. Pada ajang PROPER 2025, perusahaan ini tak sekadar memenuhi target, mereka melampauinya dengan capaian yang mencuri perhatian.
Dari target 14 unit pembangkit, PLN Nusantara Power justru mengantar 16 unit meraih predikat beyond compliance atau setara 114 persen dari Key Performance Indicator (KPI) atau indikator kinerja yang ditetapkan. Angka ini sekaligus menandai peningkatan dari capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 14 unit.
Sorotan utama datang dari raihan empat PROPER Emas, peringkat tertinggi dalam sistem penilaian, yang disematkan kepada unit Muara Tawar, Muara Karang, Cirata, dan Gresik. Prestasi ini menjadi bukti konkret bahwa upaya keberlanjutan perusahaan tak berhenti pada kepatuhan regulasi semata.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa pencapaian tersebut lahir dari kombinasi strategi operasional dan inovasi sosial yang terintegrasi.
“Pencapaian beyond compliance PROPER 2025 ini menjadi bukti bahwa PLN Nusantara Power tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi melampauinya melalui inovasi berkelanjutan. Kami percaya bahwa keberhasilan ini lahir dari sinergi antara kinerja operasional yang unggul dan program inovasi sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Ruly.
Apresiasi juga datang dari pemerintah. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyebut kontribusi perusahaan-perusahaan yang melampaui kepatuhan sebagai elemen penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan ekonomi.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada perusahaan yang telah melampaui kepatuhan. Beyond compliance yang dilakukan berkontribusi nyata dalam efisiensi sumber daya, pencegahan pencemaran, serta mendorong kegiatan yang mampu membangun ekonomi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung,” kata Hanif.
Sebagai program penilaian yang digagas pemerintah, PROPER menilai kinerja lingkungan perusahaan secara transparan dan akuntabel. Peringkatnya terbagi dalam lima warna—dari Hitam hingga Emas—yang menjadi tolok ukur komitmen industri terhadap keberlanjutan.
Menariknya, keberhasilan PLN Nusantara Power meraih PROPER Emas tidak hanya bertumpu pada aspek teknis lingkungan. Beragam program inovasi sosial turut menjadi pengungkit. Dari transformasi ekonomi pesisir rendah karbon di Muara Tawar, penanganan TB berbasis komunitas di Muara Karang, hingga pemberdayaan penyintas KDRT di Gresik dan pengolahan eceng gondok di Cirata, semuanya menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Di sisi lain, 12 unit lainnya berhasil meraih PROPER Hijau, memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pemain utama dalam praktik bisnis berkelanjutan di sektor pembangkitan listrik.
Sejak 2017, tren capaian PLN Nusantara Power terus menunjukkan kurva menanjak. Hingga 2025, total 27 PROPER Emas telah dikoleksi—sebuah angka yang menegaskan konsistensi sekaligus ambisi perusahaan dalam memimpin transformasi lingkungan di industri energi.
Ke depan, PLN Nusantara Power menegaskan komitmennya untuk terus bergerak menuju transisi energi bersih dan mendukung target Net Zero Emissions. Lebih dari sekadar menghasilkan listrik, perusahaan ini ingin memastikan setiap operasinya memberi nilai tambah bagi bumi dan kehidupan. (her)










