• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indonesia Prakarsai Bogor Action Plan untuk Percepatan Implementasi Ocean Accounting

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 8 April 2026 - 22:02
in Nasional
Foto-Bersama

Indonesia Prakarsai Bogor Action Plan untuk Percepatan Implementasi Ocean Accounting. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kolaborasi negara-negara Global South untuk mempercepat implementasi ocean accounting atau Neraca Sumber Daya Laut (NSDL) melalui penyelenggaraan South-South Ocean Accounting Exchange (SSOAE) 2026 di Bogor, Jawa Barat baru-baru ini.

Forum yang diikuti oleh perwakilan pemerintah, akademisi, praktisi, serta mitra pembangunan dari lebih dari 18 negara itu menghasilkan Bogor Action Plan, sebagai kesepakatan strategis bersama untuk mendorong pengelolaan kelautan yang berkelanjutan berbasis data.

BacaJuga:

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Bogor Action Plan menjadi panduan aksi bersama untuk mempercepat implementasi ocean accounting di negara-negara Global South. Rencana aksi ini menekankan integrasi data lintas sektor serta menjawab tantangan utama seperti fragmentasi data, keterbatasan kapasitas, dan belum optimalnya keterkaitan dengan pembiayaan.

Lima langkah strategis yang diusung meliputi penguatan sistem data, pengembangan pembiayaan ekonomi biru, penguatan tata kelola dan komitmen politik, peningkatan kapasitas SDM melalui kolaborasi antarnegara, serta perluasan implementasi hingga tingkat daerah.

“NSDL mengintegrasikan data lingkungan, ekonomi, dan sosial kelautan sehingga mampu memberikan gambaran menyeluruh dan terukur dalam pengelolaan sumber daya laut,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara dalam siaran resmi di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Koswara juga menyampaikan bahwa NSDL menjadi instrumen penting dalam mendukung kebijakan ekonomi biru. SSOAE sendiri menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam mempercepat penerapan NSDL sebagai dasar pengambilan kebijakan kelautan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Secara global, NSDL berkembang sebagai kerangka yang menghubungkan aset sumber daya laut dengan manfaat ekonomi dan sosial. Pendekatan ini mendukung perencanaan ruang laut, pengelolaan karbon biru, perikanan berkelanjutan, serta pembangunan wilayah pesisir.

Di tingkat nasional, pengembangan NSDL terus diperkuat melalui berbagai inisiatif, termasuk uji coba di kawasan konservasi laut dan wilayah pengelolaan perikanan, serta penguatan regulasi dan kelembagaan. Implementasi NSDL membutuhkan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan data, harmonisasi metodologi, dan optimalisasi pemanfaatannya dalam kebijakan.

Sebagai salah satu penggerak utama ocean accounting global, Indonesia memiliki peran strategis melalui keterlibatannya dalam Global Ocean Accounts Partnership (GOAP). Sejak 2023, KKP dipercaya sebagai co-chair GOAP bersama Charles Darwin Foundation, yang mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendorong kolaborasi global dan praktik terbaik pembangunan kelautan berkelanjutan.

Direktur Sekretariat GOAP, Ben Milligan, menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara Global South. “Kerja sama ini penting untuk memastikan ocean accounting tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan pembangunan,” ungkapnya.

Dukungan internasional juga disampaikan oleh Perwakilan British Embassy, Alex Lau, yang menegaskan komitmen Pemerintah Inggris dalam mendukung penguatan ocean accounting melalui kemitraan dan pembiayaan berkelanjutan.

Dari sisi akademik, Rektor IPB, Alim Setiawan Slamet, menegaskan peran perguruan tinggi dalam mendukung penguatan kapasitas melalui pendidikan dan riset, serta mendorong inovasi dalam tata kelola kelautan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari rangkaian SSOAE, KKP juga menyelenggarakan Lokakarya Nasional NSDL yang menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penguatan integrasi data, standardisasi valuasi ekosistem, pengembangan dashboard NSDL, serta pemanfaatannya dalam kebijakan pembangunan kelautan. (ney)

Tags: KKPNSDLSSOAE 2026

Berita Terkait.

Nasional

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:47
Korban Calon Manajer KDMP Bertambah, DPD RI Minta Program Dihentikan
Nasional

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:02
Presiden-RI
Nasional

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:44
pnm
Nasional

Biaya Jadi Penghalang, PNM Ulurkan Beasiswa untuk 1.590 Anak dari Keluarga Prasejahtera

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:07
Kemenag
Nasional

Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:09
judol
Nasional

DPR Desak Penindakan Lebih Tegas, Judi Online Disebut ‘Hilang Sepuluh, Tumbuh Seratus’

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1725 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1692 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1616 shares
    Share 646 Tweet 404
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1015 shares
    Share 406 Tweet 254
Buchanan
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Editor Ali Rachman
Senin, 29 Juni 2026 - 08:19

INDOPOSCO.ID - Kanada memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan cara yang menegangkan. Gol telat Stephen Eustaquio...

SelengkapnyaDetails
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.