• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Dilianto - Editor Dilianto -
Minggu, 5 April 2026 - 01:11
in Ekonomi
avtur

Ilustrasi Pesawat terbang saat mengisi avtur. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lonjakan harga avtur dunia hingga 80 persen memicu kekhawatiran akan kenaikan tarif tiket pesawat di Indonesia. Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, mendesak pemerintah segera mengambil langkah strategis untuk meredam dampak tersebut agar tidak membebani masyarakat.

Menurut Rivqy, avtur merupakan komponen utama dalam biaya operasional maskapai, sehingga kenaikan harganya hampir pasti berimbas langsung pada tarif penerbangan. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini berpotensi menekan daya beli masyarakat serta menghambat pemulihan sektor pariwisata dan konektivitas antarwilayah.

BacaJuga:

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Dorong Kemandirian Energi, Komisaris Utama PGN Gunakan Dual Fuel BBM-BBG

“Kita tidak bisa membiarkan mekanisme pasar berjalan tanpa pengawasan dalam situasi ekstrem seperti ini. Pemerintah harus hadir agar kenaikan biaya tidak sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Sabtu (4/4/2026).

Ia mengakui bahwa lonjakan harga avtur merupakan dampak dari dinamika global yang sulit dihindari. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap memiliki ruang untuk mengendalikan dampaknya terhadap harga tiket pesawat.

“Dalam kondisi global seperti sekarang, kenaikan harga avtur memang menjadi tantangan. Tapi bukan berarti kita tidak bisa mengelola dampaknya. Transportasi udara adalah kebutuhan vital bagi Indonesia sebagai negara kepulauan,” tegas politisi Fraksi PKB tersebut.

Rivqy juga menyinggung krisis avtur yang terjadi di sejumlah negara, termasuk Vietnam, yang sampai harus memangkas jadwal penerbangan secara drastis. Ia mengingatkan agar Indonesia tidak mengalami kondisi serupa.

“Kita harus belajar dari negara lain. Krisis avtur hingga memaksa pengurangan penerbangan adalah peringatan serius,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai kondisi ini harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya penerbangan nasional. Termasuk di dalamnya ketergantungan terhadap avtur impor serta efisiensi operasional maskapai.

Sebagai solusi jangka pendek, Rivqy mengusulkan pemerintah mempertimbangkan pemberian subsidi terbatas atau insentif fiskal guna menahan lonjakan harga tiket. Sementara untuk jangka panjang, ia mendorong peningkatan produksi avtur dalam negeri serta efisiensi distribusi agar biaya logistik dapat ditekan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara maskapai BUMN dan swasta agar industri penerbangan nasional tetap stabil di tengah tekanan global.

“Kolaborasi harus diperkuat agar industri penerbangan kita lebih tangguh menghadapi krisis,” ujarnya.

Rivqy berharap pemerintah dapat bergerak cepat dan responsif agar lonjakan harga avtur tidak berdampak luas pada masyarakat. “Yang kita jaga bukan hanya industri penerbangan, tetapi juga akses masyarakat terhadap transportasi yang terjangkau,” pungkasnya. (dil)

Tags: AvturDPR RIKomisi VPT Pertamina

Berita Terkait.

Presentasi
Ekonomi

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 09:10
andreas
Ekonomi

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Minggu, 5 April 2026 - 03:30
bbg
Ekonomi

Dorong Kemandirian Energi, Komisaris Utama PGN Gunakan Dual Fuel BBM-BBG

Sabtu, 4 April 2026 - 22:02
Rinto-Pudyantoro
Ekonomi

Efek Berganda Hulu Migas: dari Penerimaan Negara hingga Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 18:09
Perwira Pertamina
Ekonomi

Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia

Sabtu, 4 April 2026 - 02:49
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Ekonomi

Perkuat Rantai Pasok Bioenergi, PLN EPI Gandeng Kalimantan Powerindo Dukung Ketahanan Energi

Sabtu, 4 April 2026 - 00:47

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.