• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Sinergi Energi Hijau: Pertamina NRE-USGBC Bidik Masa Depan E10 Indonesia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 3 April 2026 - 19:33
in Ekonomi
Pertamina NRE dan US Grains & BioProducts Council (USGBC) resmi berkolaborasi mendorong ekosistem bioetanol nasional melalui MoU berbasis knowledge exchange dan praktik terbaik global. Foto: Pertamina

Pertamina NRE dan US Grains & BioProducts Council (USGBC) resmi berkolaborasi mendorong ekosistem bioetanol nasional melalui MoU berbasis knowledge exchange dan praktik terbaik global. Foto: Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pertamina New & Renewable Energy atau Pertamina NRE kembali menunjukkan langkah agresifnya dalam mendorong energi bersih dengan menggandeng US Grains & BioProducts Council (USGBC). Kolaborasi ini ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang berlangsung pada Jumat (27/3/2026), sebagai pijakan awal memperkuat pengembangan bioetanol di Indonesia.

USGBC sendiri dikenal sebagai organisasi nirlaba global yang mewakili pelaku industri biji-bijian serta produk bio berbasis pertanian. Fokus utamanya mencakup edukasi, advokasi, hingga fasilitasi kerja sama lintas negara untuk mendorong pemanfaatan produk bio secara berkelanjutan.

BacaJuga:

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Kemitraan ini diarahkan pada penguatan kapabilitas nasional melalui pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas, serta adopsi praktik terbaik dunia. Tujuannya jelas: membangun ekosistem bioetanol yang matang, termasuk membuka jalan bagi implementasi bahan bakar campuran etanol E10 di Tanah Air.

Oki Muraza, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), menilai kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk memperkaya wawasan nasional melalui pengalaman global.

“Bioetanol merupakan titik temu antara ketahanan energi dan keberlanjutan bagi Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami ingin belajar lebih dalam dari pengalaman dan praktik terbaik internasional, khususnya dalam pengembangan ekosistem bioetanol, termasuk diversifikasi bahan baku, kerangka regulasi, serta penerapan bahan bakar campuran etanol domestik,” ujar Oki.

Dalam implementasinya, kedua pihak akan menjajaki berbagai studi bersama yang mencakup penguatan rantai pasok hingga kesiapan infrastruktur bioetanol. Pendekatan ini melibatkan aspek teknis, komersial, hingga regulasi yang menjadi fondasi utama pengembangan sektor ini.

Tak hanya itu, kerja sama juga mencakup pelatihan teknis, pertukaran tenaga ahli, serta forum diskusi dan lokakarya. Seluruh agenda ini dirancang untuk mempercepat transfer pengetahuan sekaligus mengadopsi praktik terbaik dari berbagai negara.

Direktur Utama Pertamina New & Renewable Energy, John Anis, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam mendorong transisi energi berbasis kemitraan global.

“Pertamina NRE memandang kolaborasi ini sebagai platform untuk memperkuat kapabilitas teknis dan institusional melalui knowledge exchange yang terstruktur. Dengan mengedepankan studi bersama, pelatihan, serta pertukaran keahlian, kami optimistis dapat mempercepat pengembangan ekosistem bioetanol yang adaptif dan berkelanjutan di Indonesia,” ungkap John.

Lebih jauh, kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas domestik melalui adopsi teknologi terkini serta optimalisasi proses operasional di sektor bioetanol.

Di sisi lain, pemahaman terhadap diversifikasi bahan baku juga menjadi perhatian utama, mengingat potensi sumber daya Indonesia yang sangat beragam.

Kolaborasi ini juga membuka ruang dialog yang lebih luas, terutama dalam pengembangan pasar, penyusunan kerangka keberlanjutan, hingga strategi komunikasi publik guna mendukung implementasi bahan bakar campuran etanol.

Chairman US Grains & BioProducts Council, Mark Wilson, menekankan bahwa kerja sama ini bukan sekadar simbolis, melainkan berorientasi pada implementasi nyata.

“MoU ini bukan sekadar kesepakatan formal, tetapi merupakan platform implementasi. Melalui kemitraan ini, kami akan berfokus pada pertukaran pengetahuan dalam produksi dan rantai pasok etanol, penguatan aspek teknis dan pengembangan pasar, serta mendukung kesiapan Indonesia dalam pengembangan bahan bakar berbasis etanol,” ujar Mark.

Penandatanganan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa sinergi global berbasis pengetahuan dan inovasi menjadi kunci dalam mempercepat transisi energi.

Ke depan, kolaborasi Pertamina NRE dan USGBC diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam membangun ekosistem bioetanol yang tangguh, sekaligus memperkuat langkah Indonesia menuju masa depan energi yang lebih berkelanjutan. (her)

Tags: E10Energi HijauPertamina NREUSGBC

Berita Terkait.

Presentasi
Ekonomi

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 09:10
andreas
Ekonomi

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Minggu, 5 April 2026 - 03:30
avtur
Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Minggu, 5 April 2026 - 01:11
bbg
Ekonomi

Dorong Kemandirian Energi, Komisaris Utama PGN Gunakan Dual Fuel BBM-BBG

Sabtu, 4 April 2026 - 22:02
Rinto-Pudyantoro
Ekonomi

Efek Berganda Hulu Migas: dari Penerimaan Negara hingga Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 18:09
Perwira Pertamina
Ekonomi

Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia

Sabtu, 4 April 2026 - 02:49

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.