• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Optimalkan Bonus Demografi, Kemendukbangga Sosialisasi Pembangunan Kependudukan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 3 April 2026 - 08:55
in Nasional
elsinta

Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Prof. Budi Setiyono, Ph.D. (empat dari kiri). istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembangunan kependudukan tidak hanya berbicara mengenai jumlah penduduk, tetapi juga kualitasnya. Untuk itu, pemerintah ingin memastikan agar setiap keluarga mampu membentuk anggotanya menjadi insan yang sehat, terdidik, terampil, dan sejahtera.

“Oleh karenanya pembangunan keluarga merupakan salah satu kebijakan kunci dalam upaya kapitalisasi bonus demografi secara optimal,” ujar Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Prof. Budi Setiyono, Ph.D. di Jakarta, Rabu (2/4/2026).

BacaJuga:

Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Tinggalkan Kursi Stafsus Komdigi, Raline Shah Ungkap Alasan di Balik Pengunduran Dirinya

Kemenag: Wajib Halal Dongkrak Ekonomi Nasional Rp4.900 Triliun

Data Kemendukbangga/BKKBN mencatat terdapat lebih dari 74 juta keluarga di Indonesia, dengan 3,7 juta keluarga memiliki anak usia 0–23 bulan, sekitar 10,1 juta keluarga memiliki anak usia 24–59 bulan, serta lebih dari 25 juta keluarga memiliki anggota lanjut usia. Selain itu, sekitar 14,5 juta keluarga dipimpin oleh kepala keluarga perempuan. Gambaran tersebut menegaskan pentingnya pendekatan pembangunan keluarga yang komprehensif sepanjang siklus kehidupan sebagai bagian dari strategi penguatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga.

Selanjutnya Sesmendukbangga mengutarakan urgensi kebijakan terintegrasi dalam tata kelola kependudukan untuk memastikan bahwa dinamika jumlah, struktur, dan persebaran penduduk dapat dikelola secara optimal. Tanpa integrasi lintas sektor—seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan perencanaan wilayah—kebijakan cenderung berjalan parsial dan tidak mampu menjawab kompleksitas persoalan demografi yang terus berkembang.

Bonus demografi, yang ditandai oleh meningkatnya proporsi penduduk usia produktif, hanya akan menjadi peluang jika didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang memadai. Hal ini menuntut sinkronisasi kebijakan antara peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan yang berkualitas, serta penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan. Tanpa koordinasi yang baik, potensi ini justru dapat berubah menjadi beban sosial dan ekonomi.

Integrasi kebijakan juga penting dalam memastikan pemerataan pembangunan antarwilayah. Ketimpangan akses terhadap layanan dasar dan kesempatan ekonomi dapat menghambat optimalisasi bonus demografi.

Oleh karena itu, tata kelola kependudukan harus berbasis data yang akurat dan terbarukan, sehingga intervensi kebijakan dapat tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan lokal.

Pada akhirnya, keberhasilan kapitalisasi bonus demografi sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dan pemangku kepentingan dalam membangun sinergi kebijakan yang berkelanjutan.

“Pendekatan terintegrasi tidak hanya meningkatkan efisiensi program, tetapi juga memperkuat daya saing bangsa dalam jangka panjang, menjadikan bonus demografi sebagai motor penggerak pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.” ujar Budi.

Dalam kunjungan perdananya ke Radio Elshinta ini Prof. Budi menyampaikan bahwa Kemendukbangga/BKKBN mendapat amanah untuk bertransformasi dalam pengelolaan kependudukan, termasuk penguatan pembangunan keluarga sebagai fondasi pembangunan nasional. Transformasi ini menekankan pentingnya pencapaian target pembangunan yang terukur guna menyiapkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing. Penyampaian informasi yang berkelanjutan terkait transformasi ini melalui media diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pembangunan keluarga berkualitas. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memulai kolaborasi strategis bersama Radio Elshinta melalui kunjungan perdana ini. Kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat komunikasi publik terkait transformasi pembangunan kependudukan menuju Indonesia Emas 2045 serta mendukung kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi bonus demografi. Kolaborasi ini direncanakan diwujudkan melalui program siaran tematik, dialog interaktif, serta penyebarluasan edukasi kependudukan yang menjangkau keluarga dan komunitas secara luas.

Pemimpin Redaksi Radio Elshinta, Haryo Ristamaji, menyambut positif rencana kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi media dalam memperluas penyebarluasan informasi pembangunan. Ia menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital turut memperluas jangkauan siaran radio melalui layanan live streaming berbasis internet, dengan keterlibatan pendengar yang terus menunjukkan tren peningkatan. Peran media radio yang adaptif terhadap perkembangan digital diharapkan mampu menjangkau berbagai kelompok sasaran secara lebih efektif.

Melalui sinergi ini, Kemendukbangga/BKKBN berharap Radio Elshinta dapat menjadi mitra strategis dalam menyosialisasikan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), memperluas jangkauan informasi publik, serta mendorong partisipasi masyarakat. Kolaborasi komunikasi publik ini diharapkan berkontribusi pada penguatan stabilitas dan ketahanan demografi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi bonus demografi sebagai modal pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran komunikasi publik dalam mendukung agenda pembangunan nasional berbasis keluarga. (ney)

Tags: DemografiKemendukbanggaSosialisasi Pembangunan Kependudukan

Berita Terkait.

Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik
Nasional

Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:32
shah
Nasional

Tinggalkan Kursi Stafsus Komdigi, Raline Shah Ungkap Alasan di Balik Pengunduran Dirinya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:06
Kemenag: Wajib Halal Dongkrak Ekonomi Nasional Rp4.900 Triliun
Nasional

Kemenag: Wajib Halal Dongkrak Ekonomi Nasional Rp4.900 Triliun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:33
abu
Nasional

Wajib Halal Oktober 2026, Kemenag Dorong UMKM Segera Bersiap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:15
gibrann
Nasional

Polemik Ijazah Gibran, Akademisi UMJ: Ujian Etika hingga Implikasi Politik di DPR

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:04
atr
Nasional

Kementerian ATR/BPN Perluas Layanan PERINTIS 10 Hari ke 131 Kantah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:32

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • 9 Saksi Cabut BAP, Proses Hukum Kasus Kuota Haji Jadi Sorotan

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.