• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IHSG Ditutup Melemah, Dipicu Kombinasi Sentimen Domestik dan Mancanegara

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 31 Maret 2026 - 17:31
in Ekonomi
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom. (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom. (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah, dipicu oleh kombinasi sentimen dari domestik dan mancanegara.

IHSG ditutup melemah 43,45 poin atau 0,61 persen ke posisi 7.048,22. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,68 poin atau 0,23 persen ke posisi 715,81.

BacaJuga:

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

INVIROTECH 2026 Jadi Panggung PLN Indonesia Power Tunjukkan Komitmen ESG dan Dekarbonisasi

Komisi IV DPR Dorong Keterlibatan Akademisi dalam RUU Pangan

“IHSG hari ini menurut saya masih bergerak dalam tekanan kombinasi sentimen global dan domestik,” ujar Pengamat Pasar Modal Reydi Octa saat dihubungi oleh Antara di Jakarta, Selasa.

Dari mancanegara, Reydi mengatakan pasar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran, serta pergerakan harga energi, khususnya kenaikan harga minyak mentah.

Sementara dari dalam negeri, ia menyebut kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi dan pergerakan nilai tukar (kurs) rupiah turut menjadi tekanan.

“Investor cenderung defensif, terlihat dari rotasi ke saham energi dan komoditas serta mulai selektif di big caps,” ujar Reydi.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat, dipimpin sektor barang konsumen primer yang naik sebesar 1,32 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor properti yang masing-masing naik 0,43 persen dan 0,33 persen.

Sedangkan delapan sektor melemah, yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam sebesar 4,10 persen, diikuti sektor energi dan sektor teknologi yang masing-masing turun sebesar 2,53 persen dan 1,33 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu WEHA, POLA, CHEM, YPAS, dan BANK. Sementara saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni MDIY, GSMF, DATA, PPRE, dan NZIA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.748.005 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,26 miliar lembar saham senilai Rp14,95 triliun. Sebanyak 262 saham naik, 406 saham menurun, dan 151 saham tidak bergerak.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 658,85 poin atau 1,27 persen ke 51.227,00, indeks Shanghai melemah 31,43 poin atau 0,80 persen ke 3.891,86, indeks Hang Seng menguat 37,35 poin atau 0,15 persen ke 24.788,14, dan indeks Strait Times melemah 3,11 poin atau 0,06 persen ke 4.894,15. (bro)

Tags: Bursa Efek Indonesiaihsgpasar saham

Berita Terkait.

jakone
Ekonomi

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:13
Prestasi Bening Saguling Foundation dalam meraih Kalpataru Lestari 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Foto: Dokumen PLN IP
Ekonomi

INVIROTECH 2026 Jadi Panggung PLN Indonesia Power Tunjukkan Komitmen ESG dan Dekarbonisasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:39
abdul
Ekonomi

Komisi IV DPR Dorong Keterlibatan Akademisi dalam RUU Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11
gadai
Ekonomi

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:42
sigra
Ekonomi

Daihatsu Sigra dan Rocky Kembali Dapat Pengakuan di OTOMOTIF Award 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:19
wuling
Ekonomi

Dukungan untuk Talenta Kreatif, Wuling Hadir di Panggung Grand Final SUCI 12

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    926 shares
    Share 370 Tweet 232
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1489 shares
    Share 596 Tweet 372
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.