• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 30 Maret 2026 - 14:01
in Ekonomi
Na'am Muslim, pemilik BRILink Agen di Bakauheni.

Na'am Muslim, pemilik BRILink Agen di Bakauheni.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, kehadiran BRILink Agen menjadi solusi yang semakin dibutuhkan, terutama di daerah yang jauh dari kantor bank.

Bagi Na’am Muslim, pemilik BRILink Agen di Bakauheni, usaha ini bukan sekadar sumber penghasilan, tetapi juga cara untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan keuangan dengan lebih mudah.

BacaJuga:

Mendag: HET dan Harga Acuan Jadi Penyeimbang Produsen-Konsumen

Aturan Baru, Impor dan Ekspor Sementara dengan Returnable Package Kini Semakin Mudah

Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar

Perjalanan Na’am Muslim menjadi BRILink Agen berawal dari pengamatan sederhana. Ia melihat salah satu anggota keluarganya lebih dulu menjalankan usaha sebagai agen PPOB di kampung dan mampu memperoleh penghasilan yang cukup menjanjikan setiap bulan. Dari sana, akhirnya muncul ketertarikan Na’am untuk mencoba peluang serupa.

“Awalnya saya melihat keluarga yang menjadi agen PPOB di kampung. Kemudian terlihat bahwa pendapatannya cukup menjanjikan. Akhirnya saya mencoba datang ke unit bank terdekat untuk mendaftar menjadi agen,” ujar Na’am.

Ia menilai bahwa proses untuk menjadi BRILink Agen tergolong mudah. Ia hanya perlu mengikuti sejumlah tahapan hingga akhirnya memperoleh mesin EDC dan resmi beroperasi sebagai agen. Namun demikian, tantangan terbesar justru muncul pada fase awal usaha, yakni keterbatasan modal.

Menurutnya, besaran modal sangat menentukan kapasitas layanan transaksi yang dapat diberikan kepada masyarakat. “Semakin besar modal yang kita miliki, semakin banyak nasabah yang bisa kita layani. Itu tantangan terbesar saat merintis usaha ini,” papar Na’am.

Seiring berjalannya waktu, usaha yang dirintis tersebut mulai menunjukkan hasil. Na’am mengaku keberadaan BRILink Agen membawa perubahan positif bagi kondisi ekonomi keluarganya. Pendapatan yang diperoleh dari transaksi nasabah membantu memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga.

“Alhamdulillah, dari usaha ini kami mendapatkan keuntungan yang cukup besar sehingga kebutuhan keluarga bisa tercukupi,” kata Na’am.

Ia juga menyebut, aktivitas transaksi di agen miliknya mengalami lonjakan signifikan pada periode tertentu, salah satunya bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran. Aktivitas mulai ramai pada pagi hari sekitar pukul 07.00–10.00 WIB, kemudian kembali meningkat pada sore hingga malam hari, sekitar pukul 16.00–20.00 WIB.

“Biasanya yang paling banyak itu transfer dan tarik tunai. Apalagi menjelang Lebaran, transaksi meningkat karena banyak masyarakat yang membutuhkan uang tunai atau mengirim uang ke keluarga,” ujarnya.

Bagi Na’am, pengalaman paling berkesan dalam menjalankan usaha ini adalah ketika nasabah merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Ia berusaha menerapkan semangat pelayanan yang menjadi nilai utama BRI, yaitu melayani dengan setulus hati.

“Ketika kita melayani nasabah dengan baik, lalu mereka merasa puas dan nyaman, itu yang menjadi kesan terbaik bagi kami,” ungkap Na’am.

Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor yang membuat usaha BRILink Agen terus berkembang adalah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transaksi perbankan, terutama di daerah. BRI sendiri sudah sangat dikenal dan dipercaya oleh masyarakat hingga ke pelosok.

“Di berbagai daerah, masyarakat sudah terbiasa menggunakan layanan transaksi BRI. Jadi kebutuhan terhadap layanan ini memang sangat besar,” jelasnya.

Rasa bangga juga dirasakan Na’am setiap kali melihat masyarakat terbantu dengan layanan yang ia sediakan. Baginya, keberadaan BRILink Agen bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Kami merasa senang dan bangga bisa membantu masyarakat melakukan transaksi yang mereka butuhkan,” ungkapnya.

Ke depan, Na’am berharap usaha yang dijalankannya dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bakauheni.

“Kami berharap usaha ini bisa terus berjalan dengan baik dan semua kebutuhan transaksi masyarakat di Bakauheni selalu bisa kami layani,” tuturnya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa keberadaan jaringan BRILink Agen seperti Na’am menjadi strategi BRI dalam memperluas jangkauan layanan keuangan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di tingkat komunitas.

“BRILink Agen merupakan ujung tombak inklusi keuangan BRI. Melalui peran mereka, layanan perbankan tidak hanya semakin dekat dengan masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat literasi keuangan hingga mendorong kemandirian ekonomi di tingkat lokal melalui skema sharing economy,” ujar Dhanny.

Sejalan dengan upaya tersebut, hingga Februari 2026 jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,2 juta agen atau tumbuh 8,32% secara tahunan (YoY). Jaringan tersebut tersebar di lebih dari 66 ribu desa dan menjangkau lebih dari 80% wilayah Indonesia.

Sepanjang periode tersebut, BRILink Agen mencatatkan volume transaksi mencapai Rp279 triliun dengan total transaksi lebih dari 170 juta. (adv)

Tags: BBRIbriBRILInk AgenInklusi KeuanganSharing Economy

Berita Terkait.

mendag
Ekonomi

Mendag: HET dan Harga Acuan Jadi Penyeimbang Produsen-Konsumen

Senin, 21 September 2026 - 18:24
bc2
Ekonomi

Aturan Baru, Impor dan Ekspor Sementara dengan Returnable Package Kini Semakin Mudah

Senin, 21 September 2026 - 17:27
Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar
Ekonomi

Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar

Senin, 21 September 2026 - 14:38
Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi
Ekonomi

Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi

Senin, 21 September 2026 - 12:08
Kapolri Bangga Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia
Ekonomi

Dorong Elektrifikasi Sektor Industri, Polytron Suplai 325 Motor Listrik ke Rentokil

Minggu, 20 September 2026 - 15:35
pertamina
Ekonomi

Pertamina Kembali Puncaki Fortune Indonesia 100, Pendapatan Tembus Rp1.189 Triliun

Minggu, 20 September 2026 - 13:13

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.