• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Industri Sawit Tak Lagi Soal Lahan, SDM Jadi Penentu Utama

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:14
in Ekonomi
sawit

Ilustrasi aktivitas anak-anak di lingkungan perkebunan kelapa sawit. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penguatan sumber daya manusia (SDM) kini menjadi agenda utama dalam menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit nasional yang semakin menghadapi tekanan global.

Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung, mengatakan pembangunan SDM tidak lagi bisa berjalan biasa-biasa saja. Menurutnya, kompleksitas tantangan industri sawit menuntut kesiapan tenaga kerja yang adaptif dan berdaya saing tinggi.

BacaJuga:

34 Perusahaan Kantongi Sertifikat AEO, Bea Cukai Perkuat Rantai Pasok Global dan Daya Saing Ekspor Indonesia

Program Juragan UMKM Sukses Dorong Puluhan Pengusaha Mikro Naik Kelas

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

“Pengembangan SDM harus mampu menjawab berbagai tantangan industri kelapa sawit yang semakin kompleks. Pengembangan SDM juga harus berperan aktif dalam menciptakan sistem industri kelapa sawit yang berkelanjutan,” ujar Tungkot di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

Ia menekankan bahwa strategi pengembangan SDM harus menyeluruh tidak hanya meningkatkan kualitas, tetapi juga memperluas variasi keterampilan serta memastikan ketersediaan tenaga kerja yang cukup untuk masa depan industri.

“Selain meningkatkan kualitas SDM saat ini, pengembangan tersebut harus mampu memenuhi kebutuhan industri kelapa sawit pada masa mendatang,” katanya.

Dalam konteks ini, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit dinilai memiliki posisi krusial. Melalui program beasiswa dan pelatihan, BPDP menjadi motor dalam mencetak generasi baru pelaku industri sawit yang kompeten.

Program ini dijalankan bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, dengan fokus pada pendidikan sarjana bagi anak-anak petani sawit dari berbagai daerah.

“Sejak awal berdiri BPDP telah mempersiapkan SDM industri sawit melalui penyediaan beasiswa pendidikan sarjana untuk anak- anak petani sawit. Program ini merupakan suatu reinvestasi dana pungutan ekspor,” ungkap Tungkot.

Hingga 2025, tercatat lebih dari 13 ribu peserta telah menerima beasiswa, sementara program pelatihan teknis menjangkau lebih dari 32 ribu petani. Angka ini menunjukkan progres, namun dinilai masih jauh dari cukup.

Tahun 2026, BPDP menargetkan 5 ribu mahasiswa baru melalui program beasiswa dengan penekanan pada penguasaan teknologi dan aspek teknis perkebunan.

Namun demikian, Tungkot menilai skala program ini masih perlu diperluas agar mampu mengimbangi kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Memang jika dibandingkan dengan kebutuhan peningkatan maupun penyiapan SDM industri sawit yang diperlukan, apa yang telah dilakukan BPDP tersebut masih perlu diperbesar pada yang akan datang,” tuturnya.

Lebih jauh, Tungkot menyoroti persaingan global yang kian ketat, khususnya dengan negara produsen utama seperti Malaysia. Menurutnya, keunggulan SDM menjadi faktor pembeda yang menentukan posisi Indonesia di pasar dunia.

“Inilah tantangan terbesar dalam SDM industri sawit kita. Bagaimana reinvestasi dana sawit untuk membangun dan mempersiapkan SDM sawit yang lebih unggul dari negara pesaing kita bahkan lebih unggul dari industri lain,” tambahnya.

Dengan arah kebijakan yang tepat dan investasi berkelanjutan, pengembangan SDM diyakini dapat menjadi fondasi utama dalam membawa industri kelapa sawit Indonesia naik kelas ke tingkat global. (her)

Tags: BPDPindustri sawitPASPITungkot Sipayung

Berita Terkait.

bc3
Ekonomi

34 Perusahaan Kantongi Sertifikat AEO, Bea Cukai Perkuat Rantai Pasok Global dan Daya Saing Ekspor Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:05
star
Ekonomi

Program Juragan UMKM Sukses Dorong Puluhan Pengusaha Mikro Naik Kelas

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:55
jualan
Ekonomi

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:44
pc
Ekonomi

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:53
kur
Ekonomi

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:43
phkt
Ekonomi

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:13

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7129 shares
    Share 2852 Tweet 1782
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1107 shares
    Share 443 Tweet 277
ronaldo
Piala Dunia 2026

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Editor Dilianto
Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13

INDOPOSCO.ID - Mega bintang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo merasa tidak puas dengan hasil imbang melawan Republik Demokratik (RD) Kongo pada...

SelengkapnyaDetails
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
Ronaldo

Unggul Cepat, Portugal Tampil Bak Debutan dan Gagal Jinakkan RD Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:29
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.