INDOPOSCO.ID – Lonjakan kendaraan pada puncak arus balik Lebaran membuat jalur Tol Cipali kembali dipadati kendaraan dari arah timur menuju Jakarta. Untuk meredam kepadatan yang kian meningkat, Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di wilayah Majalengka, Kamis (26/3/2026).
Langkah ini bukan tanpa alasan. Kepadatan yang dipicu aktivitas kendaraan menuju rest area membuat arus tersendat, bahkan meluas hingga ke bahu jalan.
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol. Faizal, menjelaskan bahwa contraflow satu lajur diberlakukan di titik krusial.
“Pada hari ini kami berada di Tol Cipali wilayah hukum Polres Majalengka bersama Kapolres Majalengka. Kami sudah melakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow satu lajur dari KM 169 sampai KM 162 dengan pertimbangan untuk mengurai bangkitan arus dari arah timur ke barat,” ujar Faizal dalam keterangannya.
Menurutnya, kepadatan tidak hanya berasal dari volume kendaraan yang tinggi, tetapi juga dari antrean panjang menuju rest area favorit pemudik.
“Kedua titik tersebut terdapat rest area tipe A yang sangat dibutuhkan masyarakat. Namun, aktivitas kendaraan yang akan masuk ke rest area kerap menimbulkan antrean hingga ke bahu jalan dan menyebabkan perlambatan,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, skenario lanjutan juga telah disiapkan. Jika arus kendaraan terus meningkat, contraflow tambahan akan diberlakukan lebih jauh.
“Apabila indikator bangkitan arus dari arah timur masih tinggi, kami akan persiapkan contraflow lanjutan di KM 130 sesuai SOP dengan kolaborasi bersama pengelola tol,” jelas Faizal.
Di tengah situasi yang dinamis, pengendara diminta lebih bijak dalam mengambil keputusan, terutama saat ingin beristirahat.
“Di sepanjang Cipali tersedia beberapa rest area, seperti di KM 130, KM 86, KM 62, hingga KM 42. Masyarakat diimbau untuk menentukan lokasi berhenti lebih awal agar tidak terjadi antrean panjang,” imbaunya.
Lebih dari sekadar kelancaran, faktor keselamatan menjadi perhatian utama aparat.
“Ini sudah arus balik, kami mengingatkan agar tetap menjaga emosi. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.
Meski Operasi Ketupat telah berakhir, pengamanan belum sepenuhnya usai. Kepolisian tetap menggencarkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) untuk memastikan perjalanan para pemudik kembali ke ibu kota tetap aman dan nyaman. (her)









