• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Zero Blunder Harga Mati, Pengamat Ingatkan Prabowo Soal Persepsi Publik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 26 Maret 2026 - 12:23
in Nasional
Prabowo

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat (20/3/2026) lalu. Foto: Dokumen Sekretariat Presiden

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio mengingatkan Prabowo Subianto bahwa tantangan terbesar dalam pemerintahannya bukan sekadar menjalankan program, tetapi menghindari kesalahan sekecil apa pun.

Menurut pria yang akrab disapa Hensa itu, standar publik saat ini tidak lagi biasa. Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada persepsi masyarakat.

BacaJuga:

WFA Tak Ganggu Layanan Pernikahan, KUA Tetap Buka usai Lebaran

DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional

1.251 Dapur MBG Disanksi, DPR: Sertifikasi Jangan Jadi Formalitas

“Kalau Presiden Prabowo ingin dianggap sebagai presiden yang lebih baik dibandingkan presiden sebelumnya, hal pertama yang harus dilakukan adalah minimalisasi blunder, bahkan zero blunder dalam melaksanakan program-programnya,” ujar Hensa melalui gawai, Kamis (26/3/2026).

Hensa menilai, dalam konteks politik Indonesia, ingatan publik cenderung selektif dan seringkali berat sebelah. Hal-hal negatif lebih cepat menempel dibanding capaian positif yang membutuhkan waktu panjang untuk dibangun.

“Bila ada blunder dalam pelaksanaan program pemerintahannya, maka dosa-dosa presiden sebelumnya itu seperti terlupakan karena rakyat akan berfokus pada blunder presiden saat ini,” jelas Hensa.

Salah satu contoh yang ia soroti adalah polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program yang digadang-gadang sebagai langkah besar untuk peningkatan kualitas gizi itu justru menuai tanda tanya saat dikaitkan dengan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Politisi Adian Napitupulu sebelumnya menyinggung ketidaksinkronan kebijakan tersebut: siswa diminta belajar dari rumah demi efisiensi, namun tetap harus datang ke sekolah untuk mengambil jatah makanan.

Menurut Hensa, kontradiksi semacam ini berpotensi menjadi titik lemah yang mudah disorot publik.

“Masalah penerapan PJJ namun tetap mengambil MBG ke sekolah itu kan merupakan salah satu contoh hal kontroversial yang bisa membuat pemerintahan Prabowo dianggap tidak lebih baik dibandingkan pemerintahan presiden sebelumnya,” tutur Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung isu lain yang tak kalah sensitif, yakni pengadaan mobil buatan India dalam program Koperasi Desa Merah Putih. Bagi Hensa, kontroversi seperti ini memiliki daya ingat yang lebih kuat di benak masyarakat dibanding proyek-proyek besar yang kompleks.

“Kontroversi-kontroversi seperti inilah yang harus diminimalisir, karena rakyat akan lebih mudah mengingat lele mentah atau mobil India untuk Koperasi Merah Putih dibandingkan kontroversi IKN,” ungkapnya.

Dalam situasi seperti ini, Hensa menekankan bahwa pengawasan ketat dan evaluasi rutin menjadi kunci utama. Bukan hanya untuk memastikan program berjalan, tetapi juga untuk menjaga persepsi publik tetap positif.

“Intinya, Presiden Prabowo harus berhati-hati dalam melaksanakan program bila tidak ingin dianggap sebagai presiden yang tidak lebih baik dari presiden-presiden sebelumnya,” tambahnya.

Di tengah ekspektasi tinggi publik, satu kesalahan bisa menjadi sorotan nasional. Dan dalam politik, seperti diingatkan Hensa, yang diingat seringkali bukan keberhasilan, melainkan kekeliruan. (her)

Tags: Hendri SatrioHensaKedaiKOPIpemerintahanPrabowo SubiantoPresiden RI

Berita Terkait.

DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional
Nasional

WFA Tak Ganggu Layanan Pernikahan, KUA Tetap Buka usai Lebaran

Jumat, 27 Maret 2026 - 03:37
DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional
Nasional

DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional

Jumat, 27 Maret 2026 - 00:31
1.251 Dapur MBG Disanksi, DPR: Sertifikasi Jangan Jadi Formalitas
Nasional

1.251 Dapur MBG Disanksi, DPR: Sertifikasi Jangan Jadi Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:59
Polisi Selidiki Dugaan TPPO, Ibu Tega Jual Anak di Makassar
Nasional

Polisi Selidiki Dugaan TPPO, Ibu Tega Jual Anak di Makassar

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:31
Perangi Narkotika, Bea Cukai Jalin Sinergi di Daerah
Nasional

Bea Cukai Beri Izin Kawasan Berikat PT Dwi Prima Sentosa IV, Perusahaan Sepatu Asal Madiun

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:02
Wacana PJJ Dibatalkan, DPR Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tetap Jadi Pilihan Utama
Nasional

Wacana PJJ Dibatalkan, DPR Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tetap Jadi Pilihan Utama

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:35

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1186 shares
    Share 474 Tweet 297
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.