• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wacana PJJ Dibatalkan, DPR Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tetap Jadi Pilihan Utama

Dilianto - Editor Dilianto -
Kamis, 26 Maret 2026 - 22:35
in Nasional
Kolase foto Ketua dan Anggota Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dan Reni Astuti. Foto: Dok. DPR RI

Kolase foto Ketua dan Anggota Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dan Reni Astuti. Foto: Dok. DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah resmi membatalkan wacana penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai bagian dari upaya efisiensi energi. Keputusan ini mendapat dukungan dari Komisi X DPR RI yang menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka tetap harus menjadi prioritas utama dalam sistem pendidikan nasional.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengapresiasi langkah pemerintah yang memastikan kebijakan efisiensi energi tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah. Menurutnya, pembelajaran tatap muka terbukti lebih efektif dalam menjaga kualitas pendidikan.

BacaJuga:

Wamenkop: KDKMP Perluas Peluang Kerja bagi Masyarakat Angka Kemiskinan Ekstrim 2,2 Juta Jiwa

Soal Rencana Penutupan Prodi, DPR Tegaskan Bertransformasi Lebih Tepat

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

“Tatap muka tetap menjadi prioritas karena mampu menjaga kualitas interaksi, termasuk kegiatan praktikum yang tidak tergantikan,” ujar Hetifah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, sistem zonasi yang saat ini diterapkan membuat sebagian besar siswa bersekolah dekat dari rumah. Hal ini dinilai turut membantu menekan konsumsi energi, khususnya dari sektor transportasi, tanpa harus mengorbankan kualitas pembelajaran.

Politisi Golkar ini juga mengingatkan bahwa penerapan PJJ secara luas memiliki sejumlah tantangan, mulai dari risiko penurunan capaian belajar (learning loss), keterbatasan interaksi guru dan siswa, hingga potensi kesenjangan akses pendidikan akibat perbedaan fasilitas di rumah.

Selain itu, aspek sosial dan emosional siswa juga dinilai dapat terdampak karena berkurangnya ruang interaksi langsung yang penting dalam pembentukan karakter.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa PJJ tetap bisa digunakan secara fleksibel dalam kondisi tertentu, seperti saat terjadi bencana alam, gangguan akses, atau di wilayah terpencil dengan keterbatasan tenaga pendidik.

Senada dengan itu, Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti, menekankan pentingnya kehati-hatian dalam merumuskan kebijakan pendidikan. Ia menilai setiap keputusan harus berbasis kajian komprehensif dan tidak dilakukan secara tergesa-gesa.

Reni mendukung langkah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang membatalkan wacana PJJ. Menurutnya, hingga saat ini pembelajaran tatap muka masih menjadi metode paling optimal dalam mendukung proses belajar mengajar.

“Sekolah tatap muka memberikan pengalaman belajar yang lebih utuh, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter,” jelasnya.

Ia juga mendorong agar pemerintah tetap membuka ruang inovasi di sektor pendidikan, namun dilakukan secara terukur dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari guru, orang tua, hingga pakar pendidikan.

Di tengah upaya penghematan energi nasional, politisi Partai KEadilan Sejahtera (PKS) ini menilai kebijakan work from home (WFH) sebaiknya diterapkan secara selektif pada sektor yang tidak berdampak langsung terhadap layanan publik esensial, seperti pendidikan.

Dengan pembatalan wacana PJJ ini, DPR berharap proses pembelajaran pasca libur Idulfitri dapat kembali berjalan normal, optimal, dan tetap mengedepankan kualitas pendidikan bagi seluruh peserta didik di Indonesia. (dil)

Tags: DPR RIKomisi XPJJ

Berita Terkait.

Muhaimin
Nasional

Wamenkop: KDKMP Perluas Peluang Kerja bagi Masyarakat Angka Kemiskinan Ekstrim 2,2 Juta Jiwa

Selasa, 28 April 2026 - 08:22
Soal Rencana Penutupan Prodi, DPR Tegaskan Bertransformasi Lebih Tepat
Nasional

Soal Rencana Penutupan Prodi, DPR Tegaskan Bertransformasi Lebih Tepat

Selasa, 28 April 2026 - 07:45
Rooftop Wellness dengan City View di Jakarta! Morrissey Hotel Hadirkan Mat Pilates & Cooking Class Serta Cek Kesehatan Mata Gratis
Nasional

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

Senin, 27 April 2026 - 21:30
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Ada Jumhur Hidayat hingga Dudung
Nasional

DPR Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Senin, 27 April 2026 - 19:41
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata
Nasional

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata

Senin, 27 April 2026 - 18:04
Kolaborasi BPDP dan AKPY-STIPER Tingkatkan Daya Saing UMKM Sawit
Nasional

Dorong Daya Saing, Petani Sawit Harus Masuk Ekosistem Industri

Senin, 27 April 2026 - 17:15

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2425 shares
    Share 970 Tweet 606
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    918 shares
    Share 367 Tweet 230
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    932 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.