• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Lebaran Betawi: Heterenomi di Jakarta

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 20 Maret 2026 - 10:30
in Megapolitan
Andilan Potong Kebo
Share on FacebookShare on Twitter

oleh: KH. Lutfi Hakim, Imam Besar Forum Betawi Rempug (FBR)

Salah satu rangkaian Lebaran di Betawi (selanjutnya akan disebut dengan Lebaran Betawi) adalah Andilan Potong Kebo Lebaran. Pada Kamis, 19 Maret 2026 di Taman Kerempugan FBR Jakarta Timur, acara Andilan tersebut digelar secara kolaboratif antara Forum Betawi Rempug (FBR) sebagai refresentasi masyarakat Betawi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta dan Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta sebagai refresentasi ormas keagamaan bersama dengan Pemerintah Provinsi Jakarta.

BacaJuga:

Tingkatkan Keamanan Kawasan, PPKK Siagakan 173 Personel dan 19 Pos di Kemayoran

Jakbar Diprediksi Paling Terdampak Puncak Musim Hujan 2027

Jakarta Diisukan Siaga 1, Pramono Anung Beri Penjelasan

Sementara orang tidak pernah menyangka bahwa acara Andilan tersebut adalah contoh nyata heterenomi di Jakarta, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang bersatu merayakan tradisi Betawi bersama. Heterenomi sendiri adalah konsep yang berasal dari filsafat politik dan sosial, yang berarti kemampuan masyarakat mengatur diri sendiri dan bekerja sama dalam keanekaragaman tanpa otoritas sentral.

Menjadi relevan, saat Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jakarta, KH Samsul Ma’arif, menyampaikan dalam sambutannya bahwa tradisi dan agama adalah entitas yang tidak dapat dipisahkan. Tradisi yang baik dan maruf sering menjadi landasan hukum dalam pandangan NU, dengan pertimbangan akal sehat dan kebiasaan. Oleh karena itu, NU selalu menjaga tradisi kearifan lokal dan menekankan pentingnya sinergi antara ulama, jawara, dan umara dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Jakarta, KH Yusuf Aman, menekankan bahwa agama dan negara adalah seperti saudara kembar yang tidak dapat dipisahkan. Agama menjadi pondasi yang kuat bagi negara, dan negara memiliki peran penting dalam menjaga dan melindungi agama. Tradisi-tradisi masyarakat juga memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan antara agama dan negara.

Dengan demikian, sinergitas antara agama, negara, dan tradisi masyarakat sangat penting untuk menjaga keharmonisan dan kestabilan negara. Ini sangat relevan dengan Andilan tersebut, di mana tradisi dan agama bersatu dalam perayaan yang meriah dan penuh kebersamaan menyambut datangnya hari raya Idul Fitri.

Lebaran Betawi

Dalam konteks Lebaran Betawi, heterenomi berarti masyakat Betawi dan masyarakat Jakarta lainnya bekerja sama mengatur tradisi ini secara bersama-sama, menciptakan keharmonisan dan toleransi. Lebaran di Jakarta bukan hanya tentang Idul Fitri, tapi juga tentang Lebaran Ketupat, dua perayaan meriah dan penuh kebersamaan menyatu dalam satu momentum-sebagai ekpresi budaya yang melekat dalam nafas masyarakat Betawi.

Hari raya Idul Fitri adalah waktu bersyukur dan bermaafan, sementara Lebaran Betawi adalah momen merayakan tradisi dan budaya di hari raya dengan ketupat sebagai makanan wajibnya. Kedua perayaan ini menunjukkan kekayaan dan keberagaman budaya Jakarta. Dengan Lebaran Betawi, warga Jakarta lebih mengenal dan menghargai tradisi Betawi, memperkuat kebersamaan dan toleransi.

Idul Fitri dan Lebaran Betawi memiliki makna yang mendalam. Idul Fitri adalah momen kembali ke fitrah, pengaturan awal yang bersih dan suci. Sementara Lebaran Betawi adalah perayaan tradisi dan budaya Betawi yang memperkuat kebersamaan dan toleransi. Idul Fitri seperti reset hidup, membersihkan sistem, dan menghapus kesalahan. Lebaran Betawi seperti perayaan kebersamaan, menghapus batas-batas sosial, dan memperkuat ikatan antarwarga masyarakat.

Kita seperti telepon telepon genggam (handphone/HP) yang penuh aplikasi tak perlu dan merusak, seperti kesombongan, kebencian, dan iri hati. Ramadan membantu kita hapus instalasi (uninstall) kebiasaan buruk dan memperbarui sistem operasi hati. Lebaran Betawi membantu kita memperkuat hubungan sosial dan budaya.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernurs Rano Karno, Jakarta makin kaya akan corak Betawi. Tradisi Betawi seperti Andilan Kebo dan Palang Pintu sering digelar, menunjukkan komitmen pemerintah melestarikan budaya lokal.

Sebagai satu program kepemimpinan keduanya, pada Penghujung Ramadan 1447 Hijriah, Jakarta akan menyambut hari kemenangan dengan penuh emosi mendalam. Jalan protokol akan dipenuhi warga merayakan tradisi Betawi.

Suara beduk dan takbir akan terdengar selepas Magrib, menandai berakhirnya Ramadhan. Irama beduk dan pawai obor akan memadati jalan protokol utama Sudirman-MH Thamrin menjadi ekspresi budaya dan syukur warga Jakarta.

Irama beduk dan pawai obor di Jalan Sudirman-MH Thamrin menjadi ekspresi syukur dan kebahagiaan warga Jakarta. Semua kalangan, tanpa mengenal strata ekonomi, usia, atau kedudukan, hanyut dalam suasana penuh kebahagiaan.

Beduk bukan hanya ornamen, tapi alat penghubung ibadah umat Islam. Di akhir Ramadan, beduk mengitari bundaran sejarah Jakarta, menyempurnakan hari-hari akhir Ramadan. Semarak Idul Fitri terasa menusuk jantung, memecahkan telinga.

Masyarakat Betawi membuka ruang bagi siapa pun untuk mengunjungi kampung lain selepas salat Id. Ketupat, sayur godok, semur daging, pindang bandeng, oblok ayam, tape, uli, dodol, wajik, baju baru, dan angpao Lebaran menjadi pemandangan wajib di hari Lebaran.

Dengan mengucapkan mohon maaf, kita kembali ke fitrahnya. Salam hangat di hari Lebaran!. (*)

Tags: Andilan Potong KeboAndilan Potong Kebo LebaranHeteronomiidul fitrikh lutfi hakimLebaran Betawi

Berita Terkait.

patroli
Megapolitan

Tingkatkan Keamanan Kawasan, PPKK Siagakan 173 Personel dan 19 Pos di Kemayoran

Kamis, 5 November 2026 - 19:39
angkot
Megapolitan

Jakbar Diprediksi Paling Terdampak Puncak Musim Hujan 2027

Kamis, 5 November 2026 - 18:08
Jakarta Diisukan Siaga 1, Pramono Anung Beri Penjelasan
Megapolitan

Jakarta Diisukan Siaga 1, Pramono Anung Beri Penjelasan

Kamis, 5 November 2026 - 13:25
Buntut Toa Masjid di Tangsel Diduga Ditembak, Kemenag: Jangan Ganggu Kerukunan Antarwarga
Megapolitan

Buntut Toa Masjid di Tangsel Diduga Ditembak, Kemenag: Jangan Ganggu Kerukunan Antarwarga

Kamis, 5 November 2026 - 12:15
Indonesia Bidik Kemitraan Strategis di ADIPEC 2026, Ketahanan Energi Jadi Prioritas
Megapolitan

Lantik 3.418 PNS Baru, Pramono Dorong Birokrasi Inklusif di Jakarta 

Kamis, 5 November 2026 - 11:36
ShopeePay dan SPayLater Dukung Kreativitas Lokal Melalui Kompetisi Batik Corak Cerita Nusantara
Megapolitan

Menakar Langkah Pramono Susuri 44 Kecamatan, Mampukah Birokrasi Lebih Responsif?

Kamis, 5 November 2026 - 10:43

OLAHRAGA

noc
Olahraga

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian Dua Turnamen WTT Youth 2027

Editor Dilianto
Kamis, 5 November 2026 - 19:19

INDOPOSCO.ID - Diplomasi olahraga Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mulai membuka peluang lebih besar bagi tenis meja nasional. Tak sekadar...

SelengkapnyaDetails
verdong

Calvin Verdonk Diganjar MOTM di Liga Champions, UEFA Ungkap Alasan Logis

Kamis, 5 November 2026 - 16:26
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Rabu, 4 November 2026 - 22:31
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Raja Sapta Oktohari

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3339 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2307 shares
    Share 923 Tweet 577
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1877 shares
    Share 751 Tweet 469
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.