• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kedubes Rusia Sayangkan Warganya Kelola Lab Gelap Narkoba di Bali

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 18 Maret 2026 - 09:53
in Nasional
Sekretaris Kedua Kedubes Rusia di Indonesia Olesya Netesova dalam konferensi pers pemusnahan barang bukti narkotika di Jakarta, Selasa (17/3/2026). (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

Sekretaris Kedua Kedubes Rusia di Indonesia Olesya Netesova dalam konferensi pers pemusnahan barang bukti narkotika di Jakarta, Selasa (17/3/2026). (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

Share on FacebookShare on Twitter
INDOPOSCO.ID – Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia menyayangkan perbuatan warga negaranya yang kedapatan mengelola laboratorium gelap narkotika (clandestine laboratory) di Bali beberapa waktu lalu.
Sekretaris Kedua Kedubes Rusia di Indonesia Olesya Netesova mengatakan, peristiwa tersebut sangat menyedihkan, namun bukan merupakan alasan untuk membenarkan tindakan warga negara Rusia.

“Kami berkomitmen pada hukum, baik Indonesia maupun Rusia, dalam memerangi narkoba dan menjaga hubungan baik antara kedua negara,” kata Netesova dalam konferensi pers pemusnahan barang bukti narkotika di Jakarta, Selasa.

Dia pun mengaku terkesan dengan adanya penegakan hukum terkait narkotika di Indonesia, yang berhasil mengungkap kasus laboratorium gelap di Bali.

BacaJuga:

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Perkuat Riset Nasional, Kemendiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

Pasalnya dalam pengungkapan tersebut, kata dia, telah disita barang bukti narkotika dalam jumlah terbesar sepanjang pengungkapan laboratorium mephedrone di Tanah Air, yakni sebanyak 7,3 kilogram.

Netesova menegaskan Rusia dan Indonesia secara tradisional memiliki pendekatan konservatif terhadap narkoba, dengan prioritas utama mewujudkan masyarakat yang aman dan sehat, di mana setiap orang dapat hidup, bekerja, berkarya, membangun keluarga, dan mengabdi pada negara.

Dengan demikian, dirinya menekankan tidak ada tempat maupun belas kasihan pada kejahatan berskala global tersebut.

“Kami berharap kita akan terus bergerak ke arah yang sama dan bersama-sama berupaya mewujudkan dunia tanpa narkoba,” ucap dia.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI membongkar sindikat laboratorium narkoba mephedrone yang dikendalikan jaringan Rusia di The Lavana De’Bale Marcapada, Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat konferensi pers di Gianyar, Bali, Sabtu (7/3) mengatakan, keberhasilan pengungkapan tidak pidana ini merupakan hasil dari kerja sama operasi bersama antara BNN RI, Imigrasi, Bea Cukai serta Polda Bali.

“Keberhasilan ini merupakan hasil joint operation antara BNN RI, Dirjen Bea Cukai dan Dirjen Imigran secara intensif sejak Januari 2026 hingga berhasil mengungkap clandestine lab yang beroperasi di wilayah Gianyar, Bali dan berhasil menangkap dua orang terduga pelaku warga negara Rusia,” katanya.

Dalam kasus tersebut BNN mengamankan dua warga negara asing (WNA) asal Rusia yakni NT (perempuan) alias KS dan ST (laki-laki).

Keduanya diduga kuat berperan aktif dalam produksi dan distribusi mephedrone, narkotika jenis party drug yang sangat berbahaya. (bro) 

Tags: BNN RIKedubes Rusianarkoba mephedroneOlesya Netesova

Berita Terkait.

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 06:45
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Perkuat Riset Nasional, Kemendiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan

Minggu, 19 April 2026 - 05:14
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 04:23
miinuman
Nasional

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55
abdul
Nasional

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15
wisatawan
Nasional

Wah, Jumlah Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Meningkat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:34

BERITA POPULER

  • Halalbihalal

    Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    761 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.