• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Erdogan Kecam Israel, Sebut Serangan ke Fasilitas Sipil Seperti di Gaza

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 16 Maret 2026 - 09:04
in Internasional
Erdogan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto: Dokumen Reuters/ Cagla Gurdogan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melontarkan kritik keras terhadap Israel yang ia sebut sebagai pihak yang terus melakukan serangan brutal terhadap fasilitas sipil di kawasan Timur Tengah. Erdogan menuding tindakan tersebut menyerupai pola serangan yang sebelumnya terjadi di Jalur Gaza.

Dalam pidatonya saat acara buka puasa bersama untuk memperingati Hari Kedokteran pada 14 Maret di Fakultas Kedokteran Universitas Istanbul, Sabtu (14/3/2026), Erdogan menilai Israel terus menyerang sekolah dan rumah sakit di Iran dan Lebanon.

BacaJuga:

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

“Tindakan itu sebagai bagian dari jaringan yang “haus darah”,” kata Erdogan melansir Anadolu, Senin (16/3/2026).

Menurut Erdogan, serangan terhadap fasilitas sipil tersebut mencerminkan pola yang sama seperti yang terjadi di Gaza, di mana banyak warga sipil menjadi korban.

Ia menegaskan, Turki memilih berada di pihak yang mengutamakan akal sehat dan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Erdogan menyatakan, bahwa di tengah ketegangan yang makin memanas di kawasan, Turki berupaya berada di garis depan dalam membela nilai kemanusiaan serta mendorong penyelesaian konflik melalui dialog.

Dalam pidatonya, ia juga menyinggung besarnya dampak kemanusiaan akibat konflik yang terus berlangsung. Erdogan menggambarkan situasi memilukan ketika banyak warga sipil, termasuk bayi di inkubator dan anak-anak sekolah, menjadi korban serangan bom.

“Selama perang di Gaza, hampir 1.700 tenaga kesehatan, seperti dokter dan perawat, dilaporkan tewas akibat serangan militer Israel,” bebernya.

Diketahui, ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat sejak operasi militer gabungan yang dilakukan Israel bersama Amerika Serikat terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Salah satu peristiwa paling tragis disebut terjadi saat serangan menghantam sebuah sekolah dasar khusus perempuan di Iran yang menewaskan lebih dari 150 anak.

Sebagai balasan, pemerintah di Teheran kemudian meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta beberapa negara di kawasan yang menampung fasilitas militer Amerika Serikat.

Erdogan menegaskan, kebijakan luar negeri Turki tidak didorong semata oleh kepentingan geopolitik atau ekonomi. Menurutnya, Ankara memandang konflik tersebut dari perspektif kemanusiaan dan keadilan.

Ia menutup pidatonya dengan mengutip ayat dalam Al-Qur’an yang menyatakan bahwa menyelamatkan satu nyawa sama artinya dengan menyelamatkan seluruh umat manusia. “Prinsip pemerintahan kami bahwa kesejahteraan rakyat menjadi dasar bagi keberlangsungan sebuah negara,” ucapnya. (nas)

Tags: israelJalur GazaperangRecep Tayyip Erdogan

Berita Terkait.

ABK
Internasional

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Jumat, 17 April 2026 - 18:01
Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI
Internasional

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Jumat, 17 April 2026 - 13:03
Nuklir
Internasional

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Kamis, 16 April 2026 - 12:01
Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran
Internasional

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 12:36
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23
Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.