INDOPOSCO.ID – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menunjuk Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Penunjukan tersebut dilakukan setelah Bupati Rejang Lebong nonaktif, Muhammad Fikri, ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin malam (9/3/2026).
Radiogram penunjukan tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, saat menyerahkan surat pelaksana tugas kepada Hendri Praja di ruang rapat Bupati Rejang Lebong, Sabtu.
“Hari ini saya atas nama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu menyampaikan radiogram Mendagri yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri yang memberikan mandat kepada Wakil Bupati untuk menjalankan tugas dan wewenang sebagai Plt Bupati Rejang Lebong,” ujar Mian, Sabtu (14/3/2026).
Pemerintahan Harus Tetap Berjalan
Mian mengatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu turut prihatin atas persoalan hukum yang menimpa Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Namun demikian, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan.
“Pelayanan kepada masyarakat dan jalannya pemerintahan tidak boleh stagnan,” tegasnya.
Ia berharap dengan penunjukan pelaksana tugas tersebut, kegiatan pemerintahan, pembangunan daerah, serta pelayanan publik di Kabupaten Rejang Lebong dapat terus berlangsung secara kondusif.
Hendri Praja Sempat Menangis
Dalam sambutannya, Hendri Praja tampak emosional saat menerima amanah sebagai Plt Bupati Rejang Lebong.
Ia bahkan sempat menghentikan pidatonya sejenak karena tidak kuasa menahan tangis.
Menurut Hendri, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, apabila kepala daerah berhalangan sementara maka wakil kepala daerah akan menjalankan tugas dan kewenangan kepala daerah hingga ada keputusan lebih lanjut dari pemerintah.
Ia menilai situasi yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong merupakan ujian bagi seluruh pihak.
“Kita diajarkan bahwa setiap ujian pasti mengandung hikmah. Mari kita menghadapi keadaan ini dengan hati yang tenang, kepala yang jernih, dan jiwa yang tawakal,” katanya.
Fokus Jaga Pelayanan Publik
Hendri menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dan pelayanan publik tidak terganggu.
Selain itu, pembangunan daerah di Kabupaten Rejang Lebong juga harus terus dilanjutkan.
“Yang paling penting saat ini adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan pembangunan daerah tidak boleh terhenti,” ujarnya. (dam)










