• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kuasai 95 Persen Infrastruktur Gas Nasional, PGN Tambah 230 Km Pipa Sepanjang 2025

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 13 Maret 2026 - 08:44
in Ekonomi
Pipa-Gas

Ilustrasi jaringan pipa gas dan fasilitas pengatur tekanan terlihat di salah satu stasiun distribusi gas. Foto: Dokumen PGN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mempertegas dominasinya dalam infrastruktur gas bumi nasional dengan mengelola lebih dari 95 persen jaringan yang ada. Sepanjang 2025, Subholding Gas Pertamina ini menambah lebih dari 230 kilometer pipa distribusi baru, memperluas akses energi bersih sekaligus memperkuat fondasi ketahanan energi Indonesia.

Ekspansi jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi PGN menghadapi lonjakan kebutuhan energi domestik serta mendorong transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

BacaJuga:

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Pertumbuhan pipa gas bumi diikuti dengan penguatan integrasi antara infrastruktur pipa dan non-pipa, sehingga layanan gas dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dan beragam segmen pelanggan — mulai dari rumah tangga hingga industri.

Sepanjang 2025, PGN menyalurkan gas bumi sebesar 836 BBTUD dengan jumlah pelanggan melampaui 830.300 pengguna. Peningkatan ini menunjukkan peran gas bumi sebagai energi transisi yang semakin penting di tengah kebutuhan energi nasional yang terus meningkat.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyatakan tahun 2026 akan menjadi fase strategis untuk mengoptimalkan infrastruktur yang telah terbangun dalam beberapa tahun terakhir.

“Integrasi jaringan pipa dan non-pipa akan terus dilanjutkan PGN untuk menjangkau wilayah baru sekaligus meningkatkan keandalan penyaluran gas bumi kepada pelanggan,” ujarnya, Rabu (12/3/2026).

Menurut Fajriyah, PGN memasuki 2026 dengan kondisi yang semakin solid setelah sepanjang 2025 memperkuat fondasi operasional, mulai dari aspek keselamatan (HSSE), keandalan operasi, kesehatan keuangan, hingga tata kelola risiko yang disiplin.

Secara fundamental, bisnis inti PGN di sektor midstream dan downstream juga tetap menunjukkan ketahanan, tercermin dari pertumbuhan pendapatan dan arus kas operasional yang tetap positif.

Penguatan infrastruktur dilakukan secara terintegrasi bersama entitas anak usaha PGN, antara lain Pertagas, PGN LNG Indonesia, Gagas Energi Indonesia, serta Nusantara Regas. Sinergi tersebut memungkinkan optimalisasi layanan gas bumi untuk berbagai sektor, termasuk usaha mikro kecil dan menangah (UMKM), transportasi, layanan publik, rumah sakit, hingga fasilitas sosial.

PGN menilai integrasi teknologi dan standar keselamatan menjadi kunci dalam pengelolaan infrastruktur gas yang berisiko tinggi. Dengan jaringan yang semakin luas dan terintegrasi, perusahaan optimistis dapat mempercepat pemerataan akses energi bersih sekaligus meningkatkan daya saing nasional.

“Dengan fondasi infrastruktur yang kuat dan terintegrasi, PGN optimistis dapat terus memperluas akses gas bumi bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan energi nasional,” tutup Fajriyah. (srv)

Tags: gas bumiInfrastruktur Gas BumiPGN

Berita Terkait.

Presentasi
Ekonomi

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 09:10
andreas
Ekonomi

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Minggu, 5 April 2026 - 03:30
avtur
Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Minggu, 5 April 2026 - 01:11
bbg
Ekonomi

Dorong Kemandirian Energi, Komisaris Utama PGN Gunakan Dual Fuel BBM-BBG

Sabtu, 4 April 2026 - 22:02
Rinto-Pudyantoro
Ekonomi

Efek Berganda Hulu Migas: dari Penerimaan Negara hingga Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 18:09
Perwira Pertamina
Ekonomi

Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia

Sabtu, 4 April 2026 - 02:49

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.