• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Waspadai Penularan Campak saat Silaturahmi Lebaran, Ini yang Harus Dilakukan Masyarakat

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 11 Maret 2026 - 09:32
in Gaya Hidup
Ilustrasi - Penyakit campak pada bayi. Foto: Halodoc

Ilustrasi - Penyakit campak pada bayi. Foto: Halodoc

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit campak saat melakukan kegiatan silaturahmi pada momen Idulfitri. Kontak fisik yang berlebihan, terutama terhadap bayi dan balita, berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menyentuh atau mencium anak-anak ketika berkumpul saat Lebaran. Hal ini karena daya tahan tubuh bayi dan balita masih sangat rentan terhadap infeksi.

BacaJuga:

Usai Konser dan Comeback, Key SHINee Berterima Kasih kepada Penggemar

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia

“Salah satu pesannya adalah jangan suka memegang atau mencium anak-anak, terutama yang masih bayi dan balita, karena daya tahan tubuhnya masih sangat rentan,” ujar Ani saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, sebagaimana dilansir dari ANTARA, Rabu (11/3/2026).

Meski hingga kini belum ditemukan kasus campak di Jakarta, Ani mengatakan penyakit tersebut telah muncul di sejumlah wilayah sekitar ibu kota. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri yang identik dengan aktivitas berkumpul bersama keluarga.

“Ini tetap menjadi kewaspadaan kita bersama, terutama menjelang hari raya,” katanya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Anak RSUD Pasar Rebo, dr. Arifianto, Sp.A, Subsp.Neuro(K), mengungkapkan bahwa penyakit campak masih terus ditemukan hingga saat ini. Menurutnya, salah satu penyebab utama adalah imunisasi anak yang tidak lengkap.
Ia mengaku hampir setiap pekan masih menangani pasien anak yang harus dirawat intensif, bahkan hingga menggunakan ventilator di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) akibat komplikasi campak.

Arifianto menegaskan bahwa campak sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Oleh karena itu, ia mengingatkan para orang tua agar memastikan imunisasi anak-anak mereka telah lengkap.

“Anak yang belum mengenal berbagai virus atau bakteri perlu dikenalkan melalui vaksin agar antibodinya terbentuk. Dengan begitu, ketika terpapar penyakit, tubuhnya mampu melawan,” ujarnya.

Imunisasi campak-rubela sendiri diberikan dalam tiga dosis, yakni saat anak berusia 9 bulan, kemudian dilanjutkan dengan dosis penguat pada usia 18 bulan serta 6–7 tahun.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama Lebaran, tenaga kesehatan berharap masyarakat tetap menerapkan langkah pencegahan sederhana, seperti menjaga kebersihan, membatasi kontak langsung dengan bayi, serta memastikan anak telah mendapatkan imunisasi lengkap. (dil)

Tags: Dinkes DKIjakartaPenyakit Campak

Berita Terkait.

drakor
Gaya Hidup

Usai Konser dan Comeback, Key SHINee Berterima Kasih kepada Penggemar

Senin, 15 Juni 2026 - 00:30
Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia
Gaya Hidup

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:06
Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Gaya Hidup

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

Dukung Timnas Korea di Piala Dunia, Momen Jun Hyun Moo Bareng Winter dan Karina aespa Disorot

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:41
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

Giselle Bikin Heboh, Jawaban Soal Tipe Ideal Picu Spekulasi Netizen

Minggu, 14 Juni 2026 - 04:24
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

SBS Gayo Daejeon Summer 2026 Bocorkan Lineup Perdana, Taeyong hingga RIIZE Siap Guncang Panggung

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:28

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6108 shares
    Share 2443 Tweet 1527
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1659 shares
    Share 664 Tweet 415
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1017 shares
    Share 407 Tweet 254
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.