• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mahfud MD Respons Siaga 1 TNI: Apa Hubungannya dengan Konflik Timur Tengah?

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 11 Maret 2026 - 14:24
in Nasional
md

Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD menyoroti instruksi Siaga 1 yang dikeluarkan oleh Tentara Nasional Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah. Ia menilai keputusan tersebut masih menyisakan banyak pertanyaan karena tidak disertai penjelasan yang gamblang kepada publik.

Menurut Mahfud, kebijakan penting seperti Siaga 1 seharusnya disampaikan dengan alasan yang jelas agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Tanpa penjelasan resmi, ia khawatir muncul berbagai spekulasi mengenai latar belakang dikeluarkannya instruksi tersebut.

BacaJuga:

Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal

KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03

Mendiktisaintek: Sekolah Garuda Jadi Fondasi Awal Siapkan SDM Unggul Bangsa

“Sekarang Siaga 1, saya juga nggak tahu apa yang menyebabkan kita harus bersiaga 1,” kata Mahfud dalam postingan video di akun Instagram analis komunikasi politik Hendri Satrio, dikutip pada Rabu (11/3/2026).

“Apakah imbas dari perang Iran, Amerika, Israel, sehingga ada dominonya di sini atau internal kita, ekonomi kita guncang sehingga akan menyebabkan rakyat mungkin akan menghadapi masalah-masalah?” lanjutnya.

Mahfud kemudian menjelaskan bahwa status Siaga 1 merupakan level kesiapsiagaan tertinggi dalam sistem keamanan negara. Dalam kondisi ini, aparat negara harus berada dalam kewaspadaan penuh dan siap bekerja sepanjang waktu menghadapi potensi ancaman.

“Kalau siaga 2 itu sebagian harus total bersiaga, sebagiannya tugas-tugas normal saja, kalau siaga 3 itu normal saja, nggak ada apa-apa, ada jadwal-jadwal dan kerjaannya dengan standar minimal,” urai mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) periode 2019-2024 itu.

Meski demikian, Mahfud menegaskan bahwa kekhawatirannya bukan semata pada status siaga tersebut, melainkan pada ketidakjelasan tujuan di balik instruksi yang dikeluarkan. Ia menilai publik berhak mengetahui konteks sebenarnya.

“Saya ya agak khawatir ada apa sih gitu (dengan Siaga 1) dan kita kan tidak tahu kalau ada apa-apa,” tambah eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013 tersebut.

Menanggapi pernyataan itu, Hendri Satrio menilai polemik tersebut menunjukkan adanya persoalan dalam komunikasi pemerintah kepada masyarakat. Ia menyebut situasi ini sebagai bentuk darurat komunikasi publik.

“Itulah (Siaga 1) darurat komunikasi hari ini, kita tuh mesti dijelasin sama pemerintah, ini ada apa sih sebetulnya,” ujar Hensa -sapaan Hendri Satrio-.

Ia pun sependapat bahwa pemerintah perlu memberikan penjelasan terbuka agar masyarakat tidak membangun asumsi sendiri mengenai kondisi negara saat ini.

“Saya mengapresiasi Presiden mau mengeluarkan Taklimat, semoga ini bisa menjelaskan dan menenangkan publik,” tutupnya. (her)

Tags: Konflik Timur TengahMahfud MDSiaga 1 TNI

Berita Terkait.

Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal
Nasional

Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal

Jumat, 17 April 2026 - 12:36
KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03
Nasional

KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03

Jumat, 17 April 2026 - 10:03
brian
Nasional

Mendiktisaintek: Sekolah Garuda Jadi Fondasi Awal Siapkan SDM Unggul Bangsa

Jumat, 17 April 2026 - 03:30
pelecehan
Nasional

Dugaan Pelecehan Seksual Libatkan Gubes Unpad, DPR RI: Itu Tidak Bisa Ditoleransi

Jumat, 17 April 2026 - 01:11
bob
Nasional

DPR Tambah 5 RUU Prioritas 2026, Soroti Penyiaran hingga Perumahan

Kamis, 16 April 2026 - 21:21
bpjs
Nasional

Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN Dituai, BPJS Watch Soroti Konsistensi Data dan Beban APBD

Kamis, 16 April 2026 - 20:16

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2524 shares
    Share 1010 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.