• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kajian LPEM UI Ungkap Dampak Besar Operasi AMMAN bagi Ekonomi Indonesia

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 11 Maret 2026 - 23:23
in Nusantara
Pekerja

Ilustrasi - Sejumlah pekerja beraktivitas di dalam kawasan smelter tembaga milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) di Sumbawa Barat, NTB, Senin (23/9/2024). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mempublikasikan kajian bertajuk “Analisis Dampak Makro ekonomi dan Sosial Ekonomi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN)”. Studi ini mengukur sejauh mana aktivitas pertambangan, pembangunan smelter, serta program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) AMMAN memberi pengaruh terhadap perekonomian nasional maupun daerah sepanjang periode 2018 hingga 2024.

Penelitian tersebut mengandalkan pendekatan economic multiplier berbasis Inter-Regional Input-Output (IRIO). Metode ini dipakai untuk menghitung dampak ekonomi dari berbagai pengeluaran perusahaan, mulai dari investasi, operasional, hingga program pemberdayaan masyarakat, terhadap aktivitas ekonomi di tingkat nasional dan regional.

BacaJuga:

Gubernur Malut Dukung Pelabuhan Mudaffar Sjah Diserahkan ke Kemenhub

Wamen P2MI: 2 Pekerja Migran Asal Jawa Barat Berhasil Dievakuasi dari Iran

Bea Cukai Malang Bongkar Peredaran 14.540 Batang Rokok Ilegal di Klojen

Melalui metode ini, dampak ekonomi tidak hanya dihitung dari pengeluaran langsung seperti pembelian barang dan jasa dari kontraktor atau pemasok yang terkait dengan kegiatan usaha AMMAN. Analisis juga memasukkan dampak tidak langsung yang muncul ketika para pemasok meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

Keterkaitan antar sektor dan wilayah tersebut kemudian memicu rangkaian aktivitas ekonomi baru. Efek berganda yang tercipta tidak hanya dirasakan di wilayah operasional AMMAN, tetapi juga menjalar ke berbagai daerah lain yang terhubung dalam rantai ekonomi nasional.

Dalam temuan kajian, aktivitas AMMAN dinilai memberi kontribusi besar terhadap ekonomi Indonesia, baik melalui peningkatan output ekonomi, pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB), penciptaan lapangan kerja, hingga dukungan terhadap stabilitas fiskal dan eksternal negara.

Sepanjang periode penelitian, kontribusi perusahaan terhadap pembentukan PDB nasional mencapai Rp173,4 triliun atau rata-rata Rp24,8 triliun setiap tahun. Angka ini setara dengan sekitar 0,13 persen dari PDB atas dasar harga berlaku nasional pada 2024. Selain dampak makro, kajian juga menyoroti efek sosial ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Kepala Kajian Natural Resources and Energy Studies LPEM FEB UI, Uka Wikarya, menyebut aktivitas perusahaan turut membuka berbagai peluang ekonomi di banyak wilayah.

“Temuan kajian menunjukkan bahwa kontribusi AMMAN tidak hanya terlihat pada angka-angka makro, tetapi juga pada tingkat rumah tangga dan komunitas. Kegiatan operasional AMMAN menciptakan rangkaian efek berganda yang luas. Misalnya, kebutuhan penyediaan makanan bagi ribuan karyawan turut menghidupkan usaha para petani, peternak, dan penyedia bahan pangan lokal,” ujar Uka.

“Begitu pula dengan kebutuhan logistik dan jasa lainnya yang membuka kesempatan kerja di berbagai sektor dan wilayah. Inilah yang membuat pertumbuhan ekonomi yang dipicu AMMAN berdampak dengan skala luas dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat,” sambungnya.

Kajian tersebut juga mencatat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan pendapatan rumah tangga yang mencapai Rp67,6 triliun sepanjang periode penelitian. Kenaikan pendapatan ini berkontribusi terhadap penurunan tingkat kemiskinan nasional sekitar 0,024 hingga 0,098 poin persentase, atau setara sekitar 80 ribu hingga 206 ribu orang. Selain itu, tingkat pengangguran nasional juga berkurang sekitar 0,012 hingga 0,069 poin persentase, atau sekitar 29 ribu hingga 90 ribu orang.

Dari sisi fiskal, kontribusi AMMAN terhadap penerimaan negara juga tergolong signifikan. “Sepanjang periode 2018 hingga 2024, total kontribusi fiskal perusahaan, baik pembayaran langsung ke kas negara maupun tidak langsung oleh wajib pajak yang terdampak aktivitas AMMAN, mencapai Rp39,05 triliun, yang mencakup pembayaran pajak, royalti, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta peningkatan penerimaan fiskal dari sektor-sektor terkait,” terang Uka.

Di sektor eksternal, aktivitas ekspor perusahaan turut memberi pengaruh positif terhadap neraca pembayaran Indonesia. Selama periode kajian, total ekspor AMMAN tercatat mencapai USD10,29 miliar yang menghasilkan penghematan devisa bersih sebesar USD7,66 miliar atau rata-rata USD1,09 miliar per tahun.

“Temuan ini mengindikasikan peran AMMAN dalam memperkuat stabilitas eksternal dan cadangan devisa Indonesia,” jelasnya.

Dari sisi ketenagakerjaan, aktivitas AMMAN rata-rata menciptakan sekitar 55 ribu peluang kerja setiap tahun secara nasional. Jumlah ini bahkan mencapai titik tertinggi pada 2024 dengan lebih dari 105 ribu kesempatan kerja.

“Penciptaan lapangan kerja ini tidak hanya berasal dari kegiatan operasional langsung perusahaan, tetapi juga melalui efek berganda (multiplier effect) terhadap sektor-sektor ekonomi lain yang terhubung langsung dan tidak langsung dalam rantai pasok domestik,” kata Uka.

“Ke depan, LPEM FEB UI menilai bahwa beroperasinya smelter tembaga AMMAN diharapkan akan semakin meningkatkan nilai tambah domestik, memperkuat hilirisasi industri mineral nasional, dan mendorong perkembangan industri hilir berbasis logam seperti elektronik, energi, dan manufaktur,” tambahnya.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat serta penguatan ekosistem industri hilir, AMMAN dinilai berpotensi menjadi salah satu motor penting dalam transformasi struktur ekonomi Indonesia. Pemanfaatan sumber daya alam yang menghasilkan nilai tambah tinggi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sekaligus berkelanjutan di masa depan. (her)

Tags: Ekonomi IndonesiaLPEM FEB UIProgram PPMPT Amman Mineral Nusa Tenggara

Berita Terkait.

Sherly
Nusantara

Gubernur Malut Dukung Pelabuhan Mudaffar Sjah Diserahkan ke Kemenhub

Kamis, 12 Maret 2026 - 03:47
Christina-Aryani
Nusantara

Wamen P2MI: 2 Pekerja Migran Asal Jawa Barat Berhasil Dievakuasi dari Iran

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:43
bc
Nusantara

Bea Cukai Malang Bongkar Peredaran 14.540 Batang Rokok Ilegal di Klojen

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:53
ayam
Nusantara

Polresta Malang Belum Temukan Penimbunan Bahan Pangan Jelang Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:07
Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 25.920 Batang Rokok Ilegal dari Jasa Ekspedisi
Nusantara

Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 25.920 Batang Rokok Ilegal dari Jasa Ekspedisi

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:53
Di Lampung, Bea Cukai Terbitkan Izin Fasilitas Kawasan Berikat untuk PT LDC Indonesia
Nusantara

Di Lampung, Bea Cukai Terbitkan Izin Fasilitas Kawasan Berikat untuk PT LDC Indonesia

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:50

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • KPK Periksa ASN Bea Cukai dan Dua Pegawai Importir Terkait Kasus Suap Impor Barang KW

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Bangunan Cagar Budaya di Menteng Mendadak “Dilucuti”, Aktivitas Pembongkaran Tak Terlihat

    705 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Ampas Teh

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Polri Mutasi 54 Perwira, Brigjen Totok Suharyanto Jabat Kepala Kortastipidkor

    12486 shares
    Share 4994 Tweet 3122
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-14.56.53-2.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/Ketua-DKPP-RI-Ucapan-HUT-Indoposco-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/kpu-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.05.54.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.09.02.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.17.07.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.26.21-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.33.51.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.28.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.33.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.36.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.12.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.09.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.05.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/reelsvideo.io_1770980360242.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980454583.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980562250-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-15-at-14.35.24.mp4
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.