• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dual Growth Strategy PHE: Produksi Migas Naik, Energi Rendah Karbon Dipacu

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 11 Maret 2026 - 09:01
in Ekonomi
Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio dan Komersial PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Edi Karyanto, dalam kegiatan Media Engagement Subholding Upstream Pertamina di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Foto: Dokumen PHE

Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio dan Komersial PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Edi Karyanto, dalam kegiatan Media Engagement Subholding Upstream Pertamina di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Foto: Dokumen PHE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya menjaga ketahanan energi nasional terus diperkuat oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Subholding upstream dari PT Pertamina (Persero) ini menyiapkan berbagai strategi agresif pada 2026 untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) sekaligus mempercepat pengembangan energi rendah karbon.

Langkah tersebut ditempuh di tengah tantangan industri energi global yang semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik hingga penurunan alami produksi lapangan migas.

BacaJuga:

GAC Indonesia Catat 2.170 SPK di GIIAS 2026, AION V Jadi Pilihan Terbanyak

MGS5 EV Paling Diminati, MG Catat 1.088 SPK Selama GIIAS 2026

Asyiknya Staycation Bernuansa Wisata Kuliner di Swiss-Belinn Kemayoran 

Sebagai salah satu kontributor utama energi nasional, PHE saat ini mengelola sekitar 27 persen wilayah kerja migas di Indonesia. Pada 2025, perusahaan menyumbang sekitar 65 persen lifting minyak domestik atau sekitar 396 ribu barel per hari (MBOPD) serta 35 persen lifting gas domestik sebesar 1,8 miliar kaki kubik per hari (BCFD).

Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio dan Komersial PHE, Edi Karyanto mengatakan perusahaan terus mendorong berbagai program strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.

“Penguatan eksplorasi, optimalisasi lapangan eksisting, pengembangan serta penerapan teknologi peningkatan produksi akan menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional, sekaligus membuka potensi sumber daya baru di berbagai cekungan migas Indonesia,” ujarnya dalam kegiatan Media Engagement Subholding Upstream Pertamina di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Sepanjang 2025, produksi migas PHE tercatat mencapai sekitar 1 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD), terdiri dari 557 MBOPD minyak dan 2,8 BCFD gas. Dalam periode yang sama, PHE juga mencatat sejumlah capaian strategis, termasuk penemuan sumber daya baru hingga 1 miliar barel setara minyak (BBOE).

Selain itu, perusahaan juga mengimplementasikan berbagai teknologi peningkatan produksi seperti multistage fracturing, steam flood, hingga chemical enhanced oil recovery (CEOR) untuk memaksimalkan potensi lapangan yang sudah berproduksi.

Memasuki 2026, PHE menyiapkan program kerja yang cukup agresif untuk mengelola natural decline sekaligus meningkatkan produksi dan cadangan migas nasional. Program tersebut mencakup pengeboran 16 sumur eksplorasi dan 800 sumur eksploitasi.

Selain pengeboran, perusahaan juga merencanakan 1.284 kegiatan workover, survei seismik 2D sepanjang 904 kilometer, survei seismik 3D seluas 1.660 kilometer persegi, serta kegiatan well intervention well service (WIWS) hingga 33 ribu pekerjaan.

Strategi peningkatan produksi tersebut dilakukan melalui pengembangan lapangan eksisting (brownfield), pengembangan lapangan baru (greenfield), serta penerapan teknologi enhanced oil recovery (EOR) untuk meningkatkan tingkat perolehan hidrokarbon dari lapangan yang sudah berproduksi.

Di sisi lain, PHE juga terus memperkuat kegiatan eksplorasi sumber daya baru, termasuk potensi minyak non konvensional (MNK), serta membuka peluang kerja sama strategis melalui akuisisi wilayah kerja.

Dalam jangka panjang, PHE menjalankan strategi Dual Growth Strategy, yakni memaksimalkan bisnis inti migas sekaligus mengembangkan bisnis energi rendah karbon melalui teknologi carbon capture storage dan carbon capture utilization and storage (CCS/CCUS) serta berbagai program dekarbonisasi operasi.

Strategi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi migas nasional sekaligus menjaga ketahanan energi selama masa transisi menuju energi yang lebih bersih.

Dengan berbagai program strategis tersebut, PHE optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia. (rmn)

Tags: Energi rendah KarbonPHEproduksi migas

Berita Terkait.

MGS5 EV Paling Diminati, MG Catat 1.088 SPK Selama GIIAS 2026
Ekonomi

GAC Indonesia Catat 2.170 SPK di GIIAS 2026, AION V Jadi Pilihan Terbanyak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:05
MGS5 EV Paling Diminati, MG Catat 1.088 SPK Selama GIIAS 2026
Ekonomi

MGS5 EV Paling Diminati, MG Catat 1.088 SPK Selama GIIAS 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:03
Asyiknya Staycation Bernuansa Wisata Kuliner di Swiss-Belinn Kemayoran 
Ekonomi

Asyiknya Staycation Bernuansa Wisata Kuliner di Swiss-Belinn Kemayoran 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:45
Diskusi
Ekonomi

Ekspansi ke Pasar Global, Pertamina Drilling Siapkan Layanan Terintegrasi di Aljazair dan Irak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:07
Pemberdayaan
Ekonomi

Pegadaian dan Kadin Indonesia Kolaborasi Perluas Ekosistem Emas dan Akses Pembiayaan Dunia Usaha

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:26
Perangkat
Ekonomi

Elnusa Racik Teknologi dan Inovasi untuk Menjawab Tantangan Eksplorasi Energi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:24

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3723 shares
    Share 1489 Tweet 931
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.