• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BPOM Tambah 17 UPT pada 2026 untuk Awasi Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 10 Maret 2026 - 15:45
in Nasional
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar (kanan) di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Foto: ANTARA/Mecca Yumna

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar (kanan) di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Foto: ANTARA/Mecca Yumna

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menargetkan penambahan 17 Unit Pelaksana Teknis (UPT) pada tahun 2026 guna memperkuat pengawasan terhadap program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, saat ini BPOM memiliki 83 UPT yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, meningkat dari 76 unit pada 2025.

BacaJuga:

Baleg DPR Kebut RUU Satu Data Indonesia, Usulkan Pembentukan BSDI

DPR Soroti Lambannya Reaktivasi 11 Juta Peserta PBI BPJS, Baru 2 Juta Terealisasi

Di Sidang MK, DPR Tegaskan: Wawancara Jadi Kunci Konstruksi Peristiwa Pidana

Dengan penambahan 17 unit baru pada 2026, jumlah UPT BPOM ditargetkan mencapai 100 unit.

“Kalau unit pelaksana teknis kita jumlahnya hanya seperti sekarang, kita agak kewalahan mengawasi yang jumlahnya 30 ribuan lebih dapur atau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi),” kata Taruna di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Awasi Puluhan Ribu Dapur MBG

Taruna menjelaskan, sesuai Peraturan Presiden Nomor 115, BPOM memiliki kewenangan untuk mengawasi keamanan makanan yang disajikan dalam program MBG.

Saat ini terdapat lebih dari 30 ribu dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang harus diawasi untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan memenuhi standar kesehatan.

Selain itu, BPOM juga harus melakukan pengawasan terhadap sekitar 83 ribu Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di berbagai daerah.

“Dari jumlah tersebut, sekitar 54 ribu koperasi memiliki apotek atau toko obat. Kalau tidak diawasi, tentu bisa menjadi masalah suatu saat,” ujarnya.

Taruna menambahkan bahwa penambahan UPT juga didorong oleh meningkatnya tanggung jawab BPOM di tingkat internasional.

Ia menyebut Indonesia dipercaya oleh United States Food and Drug Administration (US FDA) untuk memberikan sertifikasi produk bebas zat radioaktif.

Karena itu, BPOM berencana terus menambah kapasitas pengawasan di masa mendatang.

“Harapannya sampai 100 UPT. Bahkan suatu saat kita ingin minimal sekitar 200 unit, tapi tentu harus bertahap,” katanya.

DPR Minta Pengawasan Ketat

Sebelumnya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Komisi IX DPR RI, Rahmawati Herdian, meminta agar Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto diawasi secara ketat.

Menurutnya, pengawasan yang kuat penting agar program tersebut benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

“Pengawasan ketat terhadap MBG dari pihak-pihak terkait sangat penting supaya pelaksanaan di lapangan tepat sasaran,” kata Rahmawati.

Ia menilai program tersebut merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengatasi persoalan gizi buruk yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia. (dam)

Tags: bpomKoperasi Desa Merah Putihprogram makan bergizi gratis (MBG)SPPG

Berita Terkait.

Bob-Hasan
Nasional

Baleg DPR Kebut RUU Satu Data Indonesia, Usulkan Pembentukan BSDI

Kamis, 16 April 2026 - 07:11
Irma-Suryani
Nasional

DPR Soroti Lambannya Reaktivasi 11 Juta Peserta PBI BPJS, Baru 2 Juta Terealisasi

Kamis, 16 April 2026 - 05:39
Hinca
Nasional

Di Sidang MK, DPR Tegaskan: Wawancara Jadi Kunci Konstruksi Peristiwa Pidana

Rabu, 15 April 2026 - 22:42
Abdul-Kharis-Almasyhari
Nasional

Komisi IV Dorong Percepat Pengangkatan PPPK Penyuluh Pertanian, Target Satu Desa Satu PPL Dikebut

Rabu, 15 April 2026 - 22:22
EO
Nasional

IMB Kembali Digelar, Sekjen PKS Serap Gagasan Aktivis Muda dari MBG hingga Geopolitik

Rabu, 15 April 2026 - 21:21
menaker
Nasional

Hadapi Isu Global Kemnaker Tolak Kerja Paksa, Ini Respons DPR RI

Rabu, 15 April 2026 - 18:28

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2516 shares
    Share 1006 Tweet 629
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.