• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Soroti Konflik AS-Iran, DPR: Indonesia Harus Tetap Konsisten dengan Politik Non-Blok

Dilianto - Editor Dilianto -
Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:42
in Internasional
Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), Syahrul Aidi Maazat. Foto: dokumen DPR RI

Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), Syahrul Aidi Maazat. Foto: dokumen DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), Syahrul Aidi Maazat, menyoroti dinamika konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai berpotensi memicu eskalasi perang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Ia menegaskan bahwa Indonesia harus tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif serta mempertahankan posisi sebagai negara non-blok dalam menghadapi konflik global.

BacaJuga:

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Menurut Syahrul, sejak awal Indonesia telah menegaskan diri tidak berpihak pada blok kekuatan tertentu. Prinsip tersebut harus menjadi pedoman dalam menyikapi berbagai konflik internasional, termasuk dinamika yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

“Indonesia adalah negara non-blok dan secara konstitusi kita juga mengutuk penjajahan. Karena itu kita harus melihat konflik ini secara objektif dan berdasarkan prinsip hukum internasional,” ujar Syahrul sebagaimana dikutip dari laman DPR RI, Sabtu (7/3/2026).

Politikus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut juga mempertanyakan legitimasi serangan Amerika Serikat terhadap Iran yang dinilainya tidak disertai mandat dari lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Tidak ada legitimasi dari PBB atau lembaga internasional. Ini yang menjadi pertanyaan besar. Bahkan di Amerika sendiri sudah muncul suara publik yang menilai konflik ini lebih banyak untuk mengamankan kepentingan Israel,” ujarnya.

Syahrul menilai eskalasi konflik berpotensi berlangsung lama, terutama setelah wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Kondisi tersebut dinilai dapat memicu respons militer yang lebih luas dari Iran terhadap kepentingan Amerika di kawasan.

“Iran tidak berhenti melakukan serangan balasan. Bahkan mereka menyasar pangkalan militer Amerika di kawasan Teluk. Ini menunjukkan konflik bisa melebar,” katanya.

Dalam konteks perlindungan warga negara Indonesia (WNI), Syahrul memastikan pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah memiliki prosedur tetap atau SOP dalam menghadapi situasi darurat di luar negeri.

“Sudah ada SOP ketika terjadi konflik atau chaos di suatu negara. WNI di luar negeri selalu diminta berkoordinasi dengan KBRI, termasuk jika diperlukan evakuasi,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menilai konflik tersebut juga harus menjadi pelajaran strategis bagi Indonesia dalam memperkuat kemandirian nasional.

Syahrul mencontohkan Iran yang mampu bertahan di tengah embargo internasional selama puluhan tahun, namun tetap dapat mengembangkan teknologi pertahanan secara mandiri.

“Iran ini diembargo puluhan tahun tapi masih survive. Bahkan mampu memproduksi senjata canggih yang mengejutkan dunia,” ujarnya.

Menurutnya, ada tiga sektor strategis yang harus dikuasai negara untuk membangun kekuatan nasional yang kokoh, yakni pangan, obat-obatan, dan industri pertahanan.

“Kalau negara bisa memproduksi pangan, obat, dan senjata sendiri, maka negara itu akan kuat,” tegasnya. (dil)

Tags: bksapDPR RIKomisi IKonflik AS Vs Iran

Berita Terkait.

sugiono
Internasional

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Minggu, 5 April 2026 - 07:07
netanyahu
Internasional

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

Minggu, 5 April 2026 - 05:50
sukamta
Internasional

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Minggu, 5 April 2026 - 04:44
haji
Internasional

Tinjau Penyelenggaraan Haji 2026, Komite III DPD RI: Kami Ingin Pastikan Kesiapan Layanan

Minggu, 5 April 2026 - 02:20
kholid
Internasional

Israel Legalkan Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina, PKS: Ini Kejahatan Sistemik Menuju Genosida

Sabtu, 4 April 2026 - 23:23
abbas
Internasional

Bushehr 4 Kali Diserang, Iran Peringatkan Bahaya Besar

Sabtu, 4 April 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    701 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.