INDOPOSCO.ID – Momentum Ramadan kembali mendorong pertumbuhan bisnis digital di Indonesia. TikTok Indonesia mengungkapkan penjualan UMKM melalui platform e-commerce mengalami peningkatan signifikan selama bulan suci Ramadan 2026.
Communications Senior Lead Tokopedia & TikTok Shop Indonesia Antonia Adega mengatakan fitur LIVE shopping menjadi salah satu pendorong utama lonjakan transaksi.
“Pada awal Ramadan 2026, LIVE shopping ditonton lebih dari 3,4 juta kali, mendorong produk seperti gamis, mukena, kopi, ponsel, dan kemeja menjadi yang terlaris,” ujar Antonia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan sinergi antara penjual, affiliate, serta fitur kampanye dalam ekosistem TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop akan terus diperkuat guna membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal memasarkan produknya.
Konten Ramadan Ramai di TikTok
Sementara itu, Communications Lead TikTok Indonesia Edwin Lengkei menyebut Ramadan selalu menjadi momen penting bagi komunitas TikTok di Indonesia.
Menurutnya, pada Ramadan tahun lalu lebih dari 21,9 juta video diunggah oleh pengguna selama bulan puasa.
“Tingginya partisipasi komunitas membuat pelaku usaha, termasuk UMKM, lebih mudah ditemukan calon pembeli melalui konsep discovery e-commerce,” kata Edwin.
Ia menilai integrasi antara konten kreatif di TikTok dengan kemudahan transaksi di Tokopedia dan TikTok Shop membuka peluang pertumbuhan signifikan bagi jenama lokal, khususnya saat Ramadan.
UMKM Rasakan Lonjakan Penjualan
Lonjakan transaksi tersebut juga dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Founder brand Mukena Wisanggeni, Nila Wulandari, mengungkapkan transaksi bisnisnya meningkat hingga 100 persen selama Ramadan dibandingkan hari biasa.
“Tokopedia dan TikTok Shop memudahkan kami memasarkan produk secara kreatif serta menjangkau calon pembeli. Pada Ramadan ini nilai transaksi kami tumbuh lebih dari dua kali lipat,” ujarnya.
Untuk meningkatkan penjualan, Nila memanfaatkan berbagai strategi seperti membuat konten kreatif, beriklan, mengikuti kampanye platform, hingga bekerja sama dengan affiliate.
Penjualan Fashion Muslim Melonjak
Pelaku usaha fesyen Muslim lainnya asal Bandung, Founder brand Gwenza Deby Lianti, juga merasakan peningkatan signifikan.
Ia mengungkapkan transaksi produknya meningkat hingga tujuh kali lipat selama Ramadan melalui penjualan di platform digital.
“Kami meluncurkan koleksi terbaru pada kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 lewat live streaming selama 13 jam secara konsisten, dengan konten menarik bersama artis dan affiliate,” kata Deby.
Lonjakan aktivitas belanja digital selama Ramadan menunjukkan peran penting platform e-commerce dan media sosial dalam memperluas pasar bagi UMKM Indonesia sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional. (dam)










