• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Kecam AS-Israel yang Targetkan Fasilitas Publik dan Tewasnya Ratusan Warga Sipil Iran Langgar Hukum Internasional

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 4 Maret 2026 - 12:12
in Internasional
china

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning. Foto: Dokumen ANTARA/Desca Lidya Natalia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah China melontarkan kecaman keras terhadap serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang disebut menargetkan fasilitas publik dan menewaskan ratusan warga sipil. Beijing menegaskan bahwa perlindungan warga sipil dalam konflik bersenjata merupakan batas merah yang tidak boleh dilanggar.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyatakan negaranya sangat berduka atas banyaknya korban sipil akibat serangan tersebut. Ia menegaskan penggunaan kekuatan tanpa pandang bulu tidak dapat diterima dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional.

BacaJuga:

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

“China sangat sedih atas banyaknya korban sipil yang disebabkan oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran. Kami mengutuk keras hal itu. Perlindungan warga sipil dalam konflik bersenjata adalah garis merah dan tidak boleh dilanggar,” ujar Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Selasa (3/3/2026).

China menyatakan sangat prihatin atas dampak regional dari eskalasi tersebut dan menegaskan pentingnya menghormati kedaulatan, keamanan, serta integritas teritorial negara-negara Teluk. Beijing juga mendesak semua pihak segera menghentikan operasi militer guna mencegah konflik meluas.

“China siap bekerja sama dengan negara-negara regional dan komunitas internasional untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan,” kata Mao Ning, sebagaimana dilansir dari ANTARA.

Serangan udara pada Sabtu (28/2/2026) dilaporkan menghantam Sekolah Dasar Khusus Putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan. Serangan tersebut disebut menewaskan hingga 165 orang. China menilai serangan itu tidak memiliki otorisasi Dewan Keamanan PBB dan melanggar hukum internasional.

Eskalasi kian memanas setelah serangan tersebut juga dilaporkan menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel serta menargetkan infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan regional pun meningkat tajam. United States Department of State pada Senin (2/3/2026) mendesak warga negaranya untuk segera meninggalkan sejumlah negara di Timur Tengah, karena risiko keselamatan serius. Wilayah yang masuk kategori tersebut meliputi Bahrain, Mesir, Iran, Irak, Israel, Tepi Barat dan Gaza, Yordania, Kuwait, Lebanon, Oman, Qatar, Arab Saudi, Suriah, Uni Emirat Arab, dan Yaman.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan langkah militer itu merupakan tindakan antisipatif. Ia menyebut Washington bertindak lebih dulu sebelum Teheran merespons serangan Israel yang diperkirakan akan terjadi. Namun, sejumlah laporan media mengungkap pejabat Pentagon dalam pengarahan tertutup kepada staf Kongres menyebut tidak ada intelijen yang menunjukkan Iran berencana menyerang pasukan AS lebih dulu.

Israel sebelumnya mengumumkan telah melancarkan operasi bertajuk “Operation Lion’s Roar” pada Sabtu dini hari waktu setempat dan memberlakukan status darurat nasional. Serangan terjadi ketika perundingan antara Amerika Serikat dan Iran terkait program nuklir Teheran masih berlangsung di bawah mediasi Oman, dengan putaran terbaru di Jenewa berakhir pada Kamis (26/2/2026). (dil)

Tags: Amerika SerikatChinaIranisrael

Berita Terkait.

DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12
Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23
vance
Internasional

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09
Prabowo
Internasional

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:19
Shehbaz Sharif
Internasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Pemain-Timnas-Kolombia
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Amankan Tempat di 32 Besar

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 11:43

INDOPOSCO.ID - Kolombia kembali menunjukkan kelasnya di panggung Piala Dunia 2026. Menghadapi Republik Demokratik Kongo dalam pertandingan Grup K, Los...

SelengkapnyaDetails
Tuchel

Hasil Piala Dunia : Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:12
Ronaldo

Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:50
Kroasia

Hasil Piala Dunia: Bungkam Panama 1-0, Kroasia Hidupkan Asa ke Fase Gugur

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30
CR7

Hasil Piala Dunia: Brace ke Gawang Uzbekistan Bawa Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.