• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tito Karnavian: Cap Go Meh Singkawang di Tengah Ramadan Bukti Nyata Indonesia Bhinneka Tunggal Ika

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 3 Maret 2026 - 18:18
in Nasional
gomeh

Sejumlah penari tampil dalam Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (3/3/2026). Foto: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai perayaan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang, Kalimantan Barat, menjadi cerminan nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut Tito, perayaan budaya masyarakat Tionghoa yang berlangsung bertepatan dengan bulan Ramadan itu menunjukkan tingginya toleransi dan keharmonisan warga setempat.

BacaJuga:

Menangkap Pergeseran Dunia

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

“Suasana yang penuh toleran di Singkawang ini benar-benar menggambarkan prinsip Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika,” kata Tito saat menghadiri Festival Cap Go Meh di Singkawang, Selasa (3/3/2026).

Ia mengaku bangga karena Indonesia memiliki kota dengan tingkat toleransi yang kuat. Dalam empat tahun terakhir, Tito mengaku kerap memantau dinamika sosial masyarakat Singkawang yang terdiri dari beragam etnis, seperti Tionghoa, Melayu, Dayak, dan suku lainnya.

“Bagaimana toleransi antarumat beragama, ada Chinese, ada Melayu, ada dari masyarakat lokal, dari suku lain, semuanya bercampur baur di sini,” ujarnya.

Tito juga menyoroti bahwa panitia festival tidak hanya berasal dari komunitas Tionghoa, melainkan melibatkan warga lintas agama dan etnis.

Simbol Harmoni di Kota Seribu Kelenteng

Sebelumnya, Pemerintah Kota Singkawang menegaskan Festival Cap Go Meh 2026 yang digelar pada 3 Maret 2026 bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bagian dari warisan budaya yang tumbuh dari keberagaman masyarakat.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyebut tradisi tersebut menjadi kebanggaan bersama.

“Festival Cap Go Meh ini bukan sekadar agenda tahunan, namun budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Singkawang. Tradisi ini lahir dan tumbuh dalam keberagaman, sekaligus menjadi simbol keharmonisan antarumat beragama dan etnis,” ujarnya pada Minggu (1/3/2026).

Festival Cap Go Meh di Singkawang selama ini dikenal sebagai salah satu perayaan terbesar di Indonesia dan kerap menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Tahun ini, momentum perayaan yang beriringan dengan Ramadan semakin mempertegas wajah toleransi di Kota Singkawang. (dam)

Tags: Cap Go MehsingkawangTito Karnavian

Berita Terkait.

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:21
Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara
Nasional

Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:55

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    3270 shares
    Share 1308 Tweet 818
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.