INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Ratu Aayu Isyana Bagoes Oka melaksanakan kunjungan kerja ke SPPG Celuk 2, Sukawati, Gianyar, Bali, Senin (2/3/2026). Kunjungan kali ini sekaligus memantau langsung pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sasaran 3B di Banjar Pagutan Kaja, Desa Batubulan.
Program MBG 3B merupakan bagian dari prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan gizi sebagai investasi pembangunan manusia jangka panjang. Intervensi pada masa kehamilan dan dua tahun pertama kehidupan terbukti berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan belajar, hingga produktivitas ekonomi saat dewasa. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan intervensi gizi pada fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) berjalan optimal mulai dari masa kehamilan hingga anak usia dua tahun sebagai fondasi pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam keterangannya kepada media, Wamen Isyana menyampaikan bahwa Kemendukbangga/BKKBN mendapat amanah langsung dari Presiden untuk mendistribusikan MBG kepada tiga kelompok prioritas: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
”Seribu hari pertama kehidupan dimulai sejak bayi dalam kandungan. Di fase inilah pencegahan stunting harus dilakukan. MBG 3B menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kualitas SDM dimulai bahkan sebelum anak lahir. Pencegahan stunting dan peningkatan kualitas SDM dimulai dari sini,” ujar Wamen Isyana.
Wamen Isyana juga menekankan pentingnya kualitas menu. Makanan yang diberikan harus memenuhi standar gizi, bebas dari ultra-processed food, serta disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sasaran.
Salah satu penerima manfaat, I Gusti Indah Widiarti (31), ibu hamil anak keempat umur kehamilan 28 minggu , mengaku terbantu dengan program MBG sejak Januari 2026. “Terima kasih kepada Bapak Presiden. MBG sangat meringankan. Menu-nya beda-beda, ada buah, jajanan, bakpao. Rasanya enak,” ungkapnya. (ney)











