INDOPOSCO.ID – Tiga personel militer Amerika Serikat tewas dalam serangan drone dan rudal yang menghantam basis pertahanan di Timur Tengah. Serangan itu diduga dilakukan oleh kelompok milisi dukungan Iran di tengah eskalasi konflik melibatkan AS, Israel, dan Teheran.
Presiden AS Donald Trump melalui unggahan video di Truth Social mengonfirmasi tewasnya tiga tentara AS, sembari memperingatkan potensi bertambahnya jumlah korban dari pihak Amerika.
“Kami memiliki tiga korban, tetapi kami mengharapkan korban lainnya. Namun pada akhirnya, ini akan menjadi hal yang baik bagi dunia,” kata Trump kepada NBC News dilansir dari Al Jazeera, Senin (2/3/2026).
Trump telah memperingatkan bahwa operasi militer melawan Iran akan terus berlanjut hingga semua tujuan tercapai.
Ia bersama negara zionis Israel telah melancarkan serangan ke Teheran pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat. Dalam perasi tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran dan puluhan pejabat pemerintah dan militer lainnya.
“Berjalan lebih cepat dari jadwal,” celetuk Trump. Pentagon sebelumnya mengumumkan bahwa tiga anggota militer AS yang tidak diidentifikasi tewas dan lima lainnya luka parah.
Iran dilaporkan menembakkan ribuan rudal dan drone menargetkan kota-kota utama seperti Tel Aviv, Haifa, dan Yerusalem. Sirene peringatan serangan udara dilaporkan terus berbunyi di berbagai wilayah Israel.
Selain itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah menggempur sekitar 27 pangkalan militer AS di Timur Tengah, termasuk di wilayah Teluk, Bahrain, dan Qatar. (dan)









