• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Epson Ungkap Inovasi Digital Dye-Sublimation, Dorong Transformasi Industri Tekstil

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 27 Februari 2026 - 09:43
in Gaya Hidup
Whitepaper Epson–IDC soroti lonjakan adopsi digital dye-sublimation untuk kustomisasi, efisiensi biaya, dan keberlanjutan industri tekstil. Foto: Dok. Epson

Whitepaper Epson–IDC soroti lonjakan adopsi digital dye-sublimation untuk kustomisasi, efisiensi biaya, dan keberlanjutan industri tekstil. Foto: Dok. Epson

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Teknologi digital dye-sublimation semakin memainkan peran strategis dalam transformasi industri cetak tekstil di Asia Tenggara. Hal ini terungkap dalam laporan terbaru hasil kolaborasi Epson dan International Data Corporation (IDC), yang menyoroti dampak teknologi digital terhadap pertumbuhan bisnis, efisiensi produksi, serta keberlanjutan industri.

Laporan tersebut disusun berdasarkan survei terhadap pemilik dan pengambil keputusan perusahaan cetak tekstil di Indonesia, Filipina, dan Thailand. Hasilnya menunjukkan bahwa meningkatnya permintaan kustomisasi, tekanan biaya operasional, dan ekspektasi pelanggan terhadap kecepatan produksi mendorong pelaku industri beralih ke teknologi digital. Pengiriman printer digital dye-sublimation di kawasan Asia Pasifik tercatat meningkat signifikan, dari kurang dari 1.500 unit pada 2017 dan diproyeksikan melampaui 3.000 unit pada akhir 2025.

BacaJuga:

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia

Dukung Timnas Korea di Piala Dunia, Momen Jun Hyun Moo Bareng Winter dan Karina aespa Disorot

Sebanyak 44% responden menyebut efisiensi biaya produksi skala kecil dan fleksibilitas desain sebagai alasan utama adopsi teknologi ini. Berbeda dengan metode sablon konvensional yang membutuhkan volume cetak minimum besar, digital dye-sublimation memungkinkan produksi berbasis permintaan (on-demand), termasuk pencetakan satuan dengan kualitas warna yang konsisten. Teknologi ini juga memungkinkan pencetakan berbagai desain dalam satu proses tanpa menambah biaya produksi secara signifikan.

Laporan IDC mencatat perusahaan yang berinvestasi pada teknologi digital dye-sublimation mencatat pertumbuhan pendapatan yang lebih cepat dibandingkan perusahaan yang masih mengandalkan metode tradisional. Fleksibilitas produksi membuka peluang ekspansi ke segmen bernilai tambah seperti apparel, sportswear, hingga aplikasi tekstil berukuran kecil seperti label dan tag. Sebanyak 60 persen penyedia layanan cetak dilaporkan berhasil memperluas basis pelanggan mereka ke penyelenggara acara, pemilik merek, dan desainer kain.

Permintaan apparel dan sportswear juga terus meningkat seiring berkembangnya tren gaya hidup aktif di Asia Tenggara. Sekitar 81 persen penyedia layanan cetak kini melayani segmen apparel dan sportswear berbahan polyester yang ideal untuk teknologi dye-sublimation. Selain itu, peluang pertumbuhan juga muncul di sektor homeware (36 persen) dan footwear (33 persen), seiring meningkatnya kebutuhan produk tekstil dengan desain khusus dan kualitas tinggi.

Di sisi lain, teknologi digital dye-sublimation turut mendukung upaya keberlanjutan industri. Dibandingkan metode sablon konvensional yang membutuhkan penggunaan air dalam jumlah besar dan tinta berbahan kimia keras, teknologi ini menghasilkan limbah yang lebih minim. Sekitar 88% perusahaan yang sepenuhnya mengadopsi digital dye-sublimation menjadikan keberlanjutan sebagai prioritas bisnis, meski hanya sebagian yang menilai pelanggan memiliki tingkat kepedulian yang sama.

Selain dampak lingkungan, penerapan teknologi ini juga memberikan manfaat operasional. Sebanyak 33% pengguna melaporkan peningkatan keselamatan kerja karena berkurangnya kontak langsung dengan tinta kimia dan minimnya paparan emisi berbahaya di area produksi.

Lina Mariani, Head of Vertical Business Epson Indonesia, menyatakan bahwa inovasi digital dye-sublimation memberikan nilai tambah bagi industri secara menyeluruh.

“Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas produksi, tetapi juga membantu mengurangi konsumsi energi, membatasi paparan bahan kimia bagi pekerja, serta membuka peluang pasar bernilai tinggi. Melalui penguatan kolaborasi dan adopsi teknologi yang tepat, kami ingin mendorong industri cetak Asia Tenggara agar semakin kompetitif dan berkelanjutan,” ujarnya. (adv)

Tags: Digital Dye-SublimationepsonIndustri TekstilInternational Data Corporation

Berita Terkait.

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia
Gaya Hidup

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:06
Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Gaya Hidup

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

Dukung Timnas Korea di Piala Dunia, Momen Jun Hyun Moo Bareng Winter dan Karina aespa Disorot

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:41
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

Giselle Bikin Heboh, Jawaban Soal Tipe Ideal Picu Spekulasi Netizen

Minggu, 14 Juni 2026 - 04:24
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

SBS Gayo Daejeon Summer 2026 Bocorkan Lineup Perdana, Taeyong hingga RIIZE Siap Guncang Panggung

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:28
kpop
Gaya Hidup

Casting Acara Kencan Biseksual Korea Viral, Fans Ramai-Ramai Jodohkan Idol K-Pop

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:30

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4270 shares
    Share 1708 Tweet 1068
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1351 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1530 shares
    Share 612 Tweet 383
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.