• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Hendra Basir Bantah Telah Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Atlet

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 25 Februari 2026 - 07:31
in Olahraga
Hendra-Basir

Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia Hendra Basir, menjawab pertanyaan wartawan, di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (11/10/2025). ANTARA/Donny Aditra (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia nonaktif, Hendra Basir, membantah telah melakukan tindakan pelecehan seksual dan kekerasan fisik kepada delapan atlet panjat tebing Indonesia.

“Silakan ditanyakan kepada delapan atlet terkait, bagian yang mana saya melakukan pelecehan seksual dan kekerasan fisik,” kata dia saat dihubungi dari Jakarta, Selasa malam, guna mengklarifikasi informasi terkait dugaan tindakan tersebut, serta penonaktifannya sebagai pelatih kepala.

BacaJuga:

Persib Ditahan Imbang Arema, Bojan Hodak: Persaingan Gelar Juara Semakin Rumit

Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga

Persib vs Arema: Maung Bandung Pantang Terpeleset, Singo Edan Punya Modal Kuat

Hendra membeberkan, hingga Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) terkait penonaktifan sebagai pelatih kepala keluar, dirinya belum pernah sama sekali diimbau untuk mengklarifikasi terkait dugaan tindakan itu.

Lebih lanjut dia membeberkan, sejak melatih pada 2012, pola latihan yang keras dan disiplin memang diterapkan kepada setiap atlet yang dilatih.

Dia mengakui bahwa memang terkenal galak dalam melatih para atlet. Tetapi hal itu merupakan bagian dari proses untuk membentuk mental dan fisik yang prima, agar mampu bersaing pada level tertinggi, sehingga bukan untuk menyiksa atau menganiaya.

Sementara, terkait pelecehan seksual, dia mengaku sama sekali tidak pernah melakukan hal tidak senonoh kepada atlet putri, seperti meraba-raba bagian vital, memaksa berhubungan seks, dan lain-lain.

Dia juga mengakui bahwa memang pernah mencium kening atau ubun-ubun dan memeluk atlet putri yang sedang drop saat pertandingan maupun latihan. Namun tindakan semacam itu tidak rutin dilakukan, serta hanya pada momen-momen tertentu semata dan bukan dalam konteks melecehkan.

“Tetapi itu ‘kan dalam konteks memberikan semangat kepada mereka kalau sedang menangis atau mentalnya drop, jadi ya pasti saya peluk dan diakhirnya mencium keningnya, layaknya kebiasaan yang saya lakukan kepada anak saya kalau habis shalat atau mau berangkat sekolah,” ujar pelatih yang memimpin Indonesia meraih medali Olimpiade Paris 2024 itu.

Hendra menyatakan, jika tindakan tersebut dianggap sebagai sebuah pelecehan seksual, maka dirinya menerima hal tersebut. Tetapi baginya, publik juga harus tahu dalam konteks seperti apa dirinya melakukan tindakan itu.

Pelatih itu menyebut, berdasarkan informasi yang dia ketahui, ada lima atlet putra dan tiga putri yang melaporkannya kepada Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid, terkait dugaan kedua tindakan tersebut.

Salah satu dari tiga atlet putri yang melapor, bahkan juga telah meminta maaf kepada Hendra dengan disaksikan sejumlah atlet lainnya pada pertengahan Januari lalu. Atlet muda bersangkutan merasa tindakan yang seharusnya bukan masalah itu, justru menjadi polemik dan kini menyudutkan sang pelatih.

Lebih lanjut dia menceritakan, psikolog tim menyatakan tindakannya telah melecehkan atlet putri. Padahal dirinya sudah bekerja sama selama 12 tahun dan sebelumnya tidak pernah sekali pun perilaku itu diperingatkan sebagai tindakan pelecehan seksual, meski sudah diketahui psikolog.

“Jadi menurut saya, ini memang terkonsep untuk memojokkan, begitu pun ya tidak apa-apa, saya terima penonaktifan sebagai pelatih kepala itu, meski sampai saat ini tidak ada undangan federasi kepada saya untuk mengklarifikasi informasi yang beredar,” kata dia menambahkan.

Penonaktifan Hendra Basir sebagai kepala pelatih tim panjat tebing Indonesia merupakan buntut dari adanya laporan terkait dugaan pelecehan seksual, hingga kekerasan fisik yang menimpa sejumlah atlet.

Pelaporan delapan atlet itu dilakukan pada 28 Januari 2026 kepada Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid.

Sekretaris Umum PP FPTI Wahyu Pristiawan Buntoro mengungkapkan federasi telah membentuk tim pencari fakta (TPF) terkait penonaktifan pelatih tersebut, akibat dugaan tindakan pelecehan seksual dan kekerasan fisik kepada atlet.

“Jadi sesuai surat keputusan (SK) organisasi, maka Hendra Basir diperhentikan sementara sampai dengan ada keputusan dari TPF yang telah dibentuk,” kata dia saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (24/2/2026). (ney)

Tags: atletHendra Basirpanjat tebingPelecehan Seksual

Berita Terkait.

Persib Ditahan Imbang Arema, Bojan Hodak: Persaingan Gelar Juara Semakin Rumit
Olahraga

Persib Ditahan Imbang Arema, Bojan Hodak: Persaingan Gelar Juara Semakin Rumit

Sabtu, 25 April 2026 - 11:05
domino
Olahraga

Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga

Jumat, 24 April 2026 - 22:51
Pemain-Persib
Olahraga

Persib vs Arema: Maung Bandung Pantang Terpeleset, Singo Edan Punya Modal Kuat

Jumat, 24 April 2026 - 10:10
Mario-Lemos
Olahraga

Persijap vs PSBS: Laskar Kalinyamat Siap Negbut di Bumi Kartini

Jumat, 24 April 2026 - 09:09
Morrissey Hotel Jakarta Gelar Turnamen Catur Eksklusif Bersama Chessnuts Community
Olahraga

PSM vs Persik: Juku Eja Waspadai Ancaman Macan Putih di Parepare

Kamis, 23 April 2026 - 12:31
Gempa Bumi Getarkan Buleleng dan Tabanan di Bali, Pusat Episenter 13 Km dari Kota
Olahraga

Malut United vs Persebaya: Transisi Disorot, Laskar Kie Raha Didesak Berbenah

Kamis, 23 April 2026 - 12:05

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.