INDOPOSCO.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa penyelenggaraan ajang olahraga internasional tidak sekadar menghabiskan anggaran, melainkan menjadi mesin penggerak ekonomi yang mampu menyumbang pendapatan signifikan bagi negara.
Hal itu disampaikannya menjelang pada laga uji coba pramusim yang mempertemukan Chelsea kontra AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
“Jangan persepsi olahraga ini kayaknya tuh jadi beban. Semua mikirnya ini biaya, biaya, biaya. Padahal, olahraga ini sudah menjadi revenue center, pendapatan tambahan buat negara,” kata Erick Thohir di kawasan GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).
Penerimaan negara itu didapat baik melalui pajak maupun promosi pariwisata. Oleh karena itu, pemerintah siap memberikan kemudahan izin dan dukungan sinergis demi mendorong masuknya lebih banyak event kelas dunia ke Indonesia.
“Saya kasih contoh, kalau kita bicara ya, kalau ada pertandingan seperti Chelsea dengan mana, kan ada konsensinya terus ada pajaknya. Betul, kan? Lalu, ada impact lainnya apa? Promosi tourism,” ujar Erick Thohir.
Menurutnya, sesuai instruksi Presiden, pemerintah kini mulai membidik industri olahraga serta pariwisata berbasis olahraga sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.
“Nah, inilah kenapa kami sesuai dengan arahan Bapak Presiden, beliau minta pertumbuhan ekonomi baru mulai juga dilihat dari sektor-sektor yaitu industri olahraga dan sports tourism,” jelas Ketua Umum PSSI itu.
Sejumlah pemain bintang dari kedua klub raksasa Eropa tersebut dipastikan ikut tampil dalam laga uji coba pramusim 2026. Mereka di antaranya Enzo Fernandez, Cole Palmer dan Joao Pedro dari Chelsea, serta Luka Modric dari AC Milan. (dan)


















