INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menggerakkan koperasi sebagai instrumen ekonomi masa depan, bukan sekadar konsep ekonomi tradisional yang telah usang.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, menyampaikan bahwa koperasi harus dipandang sebagai instrumen masa depan yang inovatif dan relevan, serta perlu digerakkan secara aktif oleh generasi muda sebagai motor transformasi ekonomi nasional.
“Koperasi itu bukan barang basi karena ada di Undang-Undang Dasar 1945, tapi itu adalah masa depan. Kalau bukan generasi muda, siapa lagi?” ujar Destry saat membuka kegiatan Unlocking Market Access and Cooperatives Ecosystem di Kota Serang, Selasa (24/2/2026), sekaligus dalam rangkaian kegiatan edukasi koperasi di kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten.
Menurut Destry, generasi muda memiliki peran strategis dalam memperkuat koperasi karena lebih adaptif terhadap teknologi dan model bisnis digital.
“Anak-anak muda ini nanti cara jualannya juga berbeda. Mereka bisa membangun bisnis di daerahnya tanpa harus pergi ke kota cari pekerjaan,” katanya.
Ia menilai koperasi harus menjadi wadah kewirausahaan kolektif yang mampu menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja.
“Koperasi harus jadi klub pengusahanya yang memberikan nilai tambah, bukan cuma jadi penonton,” tegasnya.
Destry juga menekankan pentingnya komitmen jangka panjang dalam membangun koperasi, termasuk pemanfaatan bantuan pemerintah secara produktif.
“Jangan minta bantuan mulu, tapi enggak tahu mau ngapain. Ketika kita berusaha sepenuh hati, itu untuk masa depan,” terangnya.
Selain itu, ia mendorong koperasi desa untuk memanfaatkan perlindungan kekayaan intelektual melalui merek kolektif.
“Satu koperasi desa cukup bikin satu merek kolektif, nanti semua produk jadi satu merek. Itu akan memudahkan,” tutur Destry.
Menurut Destry, koperasi sebagai badan usaha berbadan hukum memiliki peran strategis dalam pemerataan ekonomi nasional dan penguatan ekonomi lokal berbasis komunitas.
“Koperasi akan meningkatkan perekonomian nasional, memeratakan pendapatan, dan menciptakan lapangan kerja,” tutupnya.
Dengan penguatan peran generasi muda dan pemanfaatan teknologi digital, koperasi diharapkan menjadi pilar ekonomi masa depan yang inklusif, berdaya saing, dan mampu mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat. (her)




















