INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmen partainya untuk terus mengawal dan menyukseskan pemerintahan yang dipimpin Prabowo Subianto. Sikap tersebut disampaikan dalam perayaan Imlek Partai Demokrat di Djakarta Theatre, Jakarta, Rabu (18/2/2026), yang turut dihadiri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Dewan Pembina serta sejumlah tokoh nasional.
“Bapak-Ibu sekalian, Demokrat ingin terus mengawal dan menyukseskan pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto,” kata AHY dalam pidatonya.
Menurutnya, dukungan politik terhadap pemerintahan saat ini menjadi krusial di tengah situasi global yang sarat ketidakpastian. AHY menyinggung krisis iklim yang memicu berbagai bencana, mulai dari kekeringan hingga kelaparan, serta ketegangan geopolitik yang terus meningkat.
“Saatnya kita semakin kuat bersatu. Krisis iklim menyebabkan banyak bencana, termasuk kekeringan, kelaparan, dan juga kehancuran di berbagai wilayah. Belum lagi ketidakpastian geopolitik, perang yang kerap terjadi,” ujarnya.
Ia bahkan mengingatkan ancaman konflik global yang lebih besar. “Ancaman Perang Dunia Ketiga juga menghantui ketika negara-negara besar dan para pemimpinnya berada dalam sekat-sekat yang sering kali sulit ditebak,” tambah AHY.
Selain tantangan geopolitik, AHY menyoroti kesenjangan sosial-ekonomi dan disrupsi teknologi yang berkembang pesat sebagai ujian besar bagi Indonesia. Menurutnya, daya saing dan ketahanan bangsa menjadi kunci agar Indonesia tidak tertinggal di abad ke-21.
“Kita tidak boleh tertinggal, tidak boleh menjadi pecundang, dan tidak boleh hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Daya saing bangsa akan menentukan apakah kita bisa menjadi pemenang di abad ke-21 ini. Resilience dan competitiveness harus kita miliki,” tegasnya.
Dari sisi politik, AHY menyatakan Partai Demokrat terbuka untuk bekerja sama dengan siapa pun, termasuk partai politik lain. Ia menggambarkan semangat inklusivitas itu melalui pertunjukan barongsai, liong, dan bian lian dalam perayaan Imlek yang menampilkan beragam warna.
“Ada warna Gerindra, putih, merah, hijau, kuning, ungu juga ada. Walaupun dominasinya masih biru, tapi tadi Harmoni Nusantara,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.
Lebih lanjut, AHY juga menjelaskan bahwa Partai Demokrat melaksanakan perayaan Imlek menjadi simbol komitmen partai dalam merawat keberagaman budaya serta mempererat kebersamaan lintas etnis dan agama di Indonesia, di tengah tantangan global yang kian kompleks. (dil)










