INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi RI mengapresiasi gelaran Operationalising Cooperative Ecosystem: Connecting Offtakers and Markets yang dirangkai dengan peresmian Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Pendopo Purworejo, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan yang digagas Pemerintah Kabupaten Purworejo ini dinilai memperkuat peran koperasi dan pengusaha lokal dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Menteri Koperasi (Menkop) RI Ferry Juliantono, menegaskan festival tersebut menjadi contoh konkret penguatan ekosistem koperasi dengan mempertemukan langsung produsen dan pembeli.
“Connecting offtakers and markets ini bukan acara main-main karena langsung menghubungkan produsen dan pembeli,” ujarnya dalam sambutannya.
Menurut Ferry, pelaku usaha lokal yang tergabung dalam koperasi akan lebih kuat dan berdaya saing dibandingkan berjalan sendiri sebagai usaha perorangan. Karena itu, ia mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) membentuk badan usaha koperasi agar lebih mudah mengakses permodalan dan pasar.
Menkop menyebut pemerintah melalui LPDB siap mendampingi, mengkurasi, menginkubasi, hingga membiayai koperasi agar mampu berkembang secara profesional dan berkelanjutan.
Sebagai strategi memperkuat ekonomi desa, pemerintah tengah menggulirkan program 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia. Program ini ditargetkan mulai beroperasi tahap awal sekitar 30 ribu unit pada April 2026, kemudian disusul gelombang kedua hingga seluruhnya aktif pada akhir tahun.
Ferry menilai koperasi sempat terpinggirkan sejak era liberalisasi ekonomi akhir 1990-an. Karena itu, koperasi kini didorong mengejar ketertinggalan dari BUMN dan swasta agar kembali menjadi pilar utama perekonomian nasional.
“Koperasi harus bergerak cepat. Kopdes Merah Putih ini adalah momentum kebangkitan ekonomi berbasis gotong royong,” tegasnya.
Dia juga meminta dukungan pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memastikan Kopdes berjalan efektif. Ia menekankan pentingnya memprioritaskan produk lokal agar mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Sementara itu, Bupati Yuli Hastuti menyatakan Purworejo Expo dan Festival Kopdes menjadi ajang promosi produk unggulan daerah. Ia berharap Kopdes Merah Putih mampu memperkuat tata niaga, meningkatkan nilai tambah, serta membuka akses pasar lebih luas bagi pelaku usaha desa.
Pemerintah Kabupaten Purworejo, lanjutnya, berkomitmen mendukung penuh percepatan pembangunan Kopdes sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (nas)




















