INDOPOSCO.ID – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menuntaskan revitalisasi Tangki LNG Arun F-6004 berkapasitas 127.000 m³. Fasilitas ini akan memperkuat peran Arun sebagai simpul energi kawasan Asia.
Revitalisasi yang dimulai sejak awal 2024 itu merupakan bagian dari langkah ekspansi bisnis untuk mendukung ambisi menjadi Leader Energy Hub Asia pada 2030.
Melalui anak usaha PT PGN, PT Perta Arun Gas (PAG), pengembangan bisnis hub LNG terus diperkuat.
“Kesiapan Tangki F-6004 akan mendorong peningkatan utilisasi terminal hingga 25%. Penambahan kapasitas ini memperkuat peran fasilitas LNG Arun sebagai pusat energi strategis yang melayani pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan, seiring pengembangan bisnis Hub LNG,” kata Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta, Jumat (13/2/2026).
Dikatakan Hery Murahmanto, dengan beroperasinya Tangki F-6004, fasilitas LNG Arun kini memiliki lima tangki dengan kapasitas masing-masing 127.000 m³. Penambahan ini, tambahnya, diharapkan meningkatkan fleksibilitas layanan serta kapasitas penyimpanan LNG.
Sejalan dengan revitalisasi tersebut, PAG juga mengoperasikan satu dermaga untuk menerima kapal LNG berukuran kecil berkapasitas 3.500 m³. Kehadiran fasilitas ini memperkuat layanan breakbulking LNG, yakni pemecahan muatan LNG dari kapal besar ke kapal yang lebih kecil untuk distribusi ke berbagai wilayah.
Hery menegaskan revitalisasi tangki tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan fasilitas LNG Arun dan memenuhi standar HSSE yang berlaku.
Dengan selesainya proyek, Tangki F-6004 dinyatakan siap mendukung kebutuhan operasional perusahaan secara optimal.
President Director PAG Yan Syukharial menambahkan, proyek ini sebagai bagian dari komitmen Subholding Gas Group dalam memperkuat fundamental bisnis LNG di tingkat global.
“Dengan keunggulan yang dimiliki, PAG akan mampu menjadi One Stop Energy Infrastructure Provider Services,” ujar Yan. Ia menambahkan, pengembangan bisnis breakbulking akan memberikan kontribusi dalam meningkatkan pendapatan dan revenue konsolidasian Subholding Gas.
Selain aspek bisnis, pengoperasian fasilitas di Provinsi Aceh ini juga diharapkan membuka peluang lapangan kerja di daerah tersebut. PAG menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dalam berinovasi serta meningkatkan keandalan infrastruktur guna mempertahankan kualitas layanan dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan. (srv)










