INDOPOSCO.ID – Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz mengerahkan personel Polri untuk mengamankan wilayah Korowai Batu atau Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Langkah ini dilakukan karena wilayah tersebut belum memiliki polsek maupun anggota polisi yang berdinas.
Kaops Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani, yang juga Wakil Kepala Polda Papua mengatakan, hingga saat ini memang di wilayah itu belum ada anggota Polri yang berdinas sehingga Satgas Damai Cartenz mengerahkan personel untuk mengamankan wilayah itu dari gangguan KKB.
Brigjen Pol Faizal yang juga menjabat Wakil Kepala Polda Papua mengatakan tim Satgas Damai Cartenz sejak Rabu (11/2) telah tiba di Korowai Batu setelah mendapat informasi terkait pesawat Smart Air ditembaki KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) sesaat setelah mendarat.
Ia pun menjelaskan bahwa Tim Satgas Damai Cartenz tiba di Korowai Batu pada Rabu (11/2/2026) menyusul insiden penembakan yang menimpa pesawat Smart Air saat mendarat. Kedua kru pesawat, Kapten Enggo dan Kapten Baskoro, telah dievakuasi usai ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
“Memang benar jenazah kedua korban penembakan KKB itu sudah dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah,” ujar Brigjen Pol Faizal, sebagaimana dikutip dari ANTARA.
Insiden itu terjadi ketika pesawat yang membawa 13 penumpang dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, hendak mendarat di lapangan terbang Korowai Batu. Setelah ditembaki, kedua kru keluar dari pesawat, namun dikejar dan ditembak oleh KKB.
Langkah pengamanan oleh Satgas Damai Cartenz bertujuan mencegah gangguan lebih lanjut dari KKB serta memastikan keselamatan warga dan jalannya transportasi udara di wilayah tersebut.
Industri penerbangan lokal di wilayah Papua kini mendapat perhatian khusus terkait risiko serangan KKB terhadap pesawat dan kru. (dil)










