INDOPOSCO.ID – Bea Cukai perkuat edukasi publik melalui kegiatan sosialisasi kepabeanan dan cukai kepada kalangan mahasiswa. Sepanjang akhir Januari hingga awal Februari 2026, kegiatan edukatif digelar di Lampung, Sidoarjo, dan Tanjung Perak dengan melibatkan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menegaskan bahwa kampus merupakan mitra strategis dalam membangun literasi kepabeanan.
“Melalui edukasi yang tepat, mahasiswa menjadi perpanjangan tangan Bea Cukai dalam menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat,” ujarnya.
Di Lampung, Bea Cukai menerima kunjungan Institut Maritim Praseriya Mandiri dalam program Campus Goes to Customs (28/01). Bea Cukai Lampung mengenalkan tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai revenue collector, community protector, trade facilitator, dan industrial assistance. Selain itu juga menjelaskan kontribusi Bea Cukai terhadap APBN, pemahaman terkait ketentuan impor barang kiriman, serta modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai.
Budi menjelaskan bahwa edukasi mengenai isu-isu terkini sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Menurutnya, semakin tinggi literasi publik, maka kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai juga akan meningkat.
Sementara itu, Bea Cukai Sidoarjo menerima kunjungan studi mahasiswa Universitas Diponegoro (4/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman akademisi mengenai pengawasan lalu lintas barang dan peran Bea Cukai dalam menghimpun penerimaan negara. Materi disampaikan secara komprehensif, disertai demonstrasi dari Balai Laboratorium Bea Cukai (BLBC) Surabaya, termasuk simulasi uji identifikasi keaslian barang melalui uji pembakaran dan uji kadar emas.
Di Surabaya, sebanyak 100 mahasiswa Program Studi Manajemen dan Administrasi Logistik Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke Bea Cukai Tanjung Perak (26/02). Mengusung tema “Belajar Ekspor Impor Bersama Bea Cukai”, mahasiswa memperoleh pemahaman tentang pengawasan dan pelayanan, pengantar kepabeanan dan cukai, serta prosedur ekspor impor. Pembahasan juga mencakup aturan barang bawaan penumpang dan barang kiriman yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan di tiga wilayah tersebut, Bea Cukai menegaskan komitmennya untuk terus memperluas edukasi kepabeanan dan cukai kepada masyarakat, khususnya kalangan akademisi, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan kepatuhan yang berkelanjutan. (ipo)










