• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kondisi Ekonomi Menantang, Publik Diminta Bersatu Dukung Program Prabowo

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 11 Februari 2026 - 12:22
in Ekonomi
wo

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam forum resmi pemerintahan. Analis komunikasi politik Hendri Satrio menyerukan pentingnya kepercayaan publik terhadap program pemerintah di tengah tekanan ekonomi. Foto: BPMI Setpres

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah bayang-bayang tekanan ekonomi yang kian terasa di berbagai lapisan masyarakat, analis komunikasi politik Hendri Satrio menyampaikan pandangan yang cukup tegas: saat ini publik Indonesia berada pada titik di mana kepercayaan terhadap pemerintah menjadi satu-satunya pilihan realistis.

Pria yang akrab disapa Hensa itu menilai bahwa ruang gerak masyarakat untuk mencari solusi sendiri semakin sempit, sehingga dukungan terhadap program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi kunci di tengah situasi yang menantang.

BacaJuga:

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

“Mungkin marah netizen kalau saya berikan solusinya adalah ini saatnya kita bersama mendukung program pemerintah dan percaya dengan apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo, ya karena kita tidak punya pilihan ya,” ujar Hensa melalui gawai, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, dampak tekanan ekonomi tidak lagi eksklusif dirasakan oleh kelompok masyarakat menengah ke bawah. Ia mengamati bahwa kalangan atas pun mulai merasakan efeknya, terutama melalui dinamika kebijakan dan perkembangan terbaru di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam pandangan Hensa, nasib perbaikan kondisi ekonomi nasional kini berada di tangan pemerintahan baru. Ia menekankan pentingnya menunggu langkah konkret yang akan diambil pemerintah.

“Dan memang sekarang kita tinggal tunggu apa yang akan dilakukan oleh pemerintahan Pak Prabowo,” ucap founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

“Menurut saya dengan kondisi seperti saat ini, saya justru mengajak masyarakat teman-teman semua untuk mempercayakan pemerintahan Pak Prabowo untuk memperbaiki keuangan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Hensa menyoroti keterbatasan masyarakat dalam menghadapi situasi ekonomi global yang tidak menentu. Ia menggambarkan bahwa sebagian besar warga hanya memiliki sumber daya yang cukup untuk bertahan hidup sehari-hari.

“Kecuali kita uangnya banyak banget jadi kita bisa ke luar negeri, keluar negeri hidup di sana pakai uang kita. Ini masalahnya kan banyak dari kita kan uangnya hanya cukup nih buat hidup sehari-hari aja gitu,” jelasnya.

Dalam pernyataannya, Hensa juga menyinggung peringatan sejumlah tokoh publik mengenai potensi gejolak sosial dan ekonomi di awal tahun. Salah satunya adalah Rocky Gerung, yang dalam acara Executive Breakfast Meeting IKA FIKOM Unpad bertajuk “Riah Riuh Komunikasi” memperkirakan Februari sebagai periode rawan ketegangan.

Rocky menyoroti potensi benturan antara frustrasi elit dan kesulitan ekonomi masyarakat bawah, yang ditandai dengan meningkatnya PHK serta kesenjangan antara data resmi dan realitas lapangan.

Namun, di tengah berbagai prediksi tersebut, Hensa menilai bahwa langkah paling rasional adalah memberikan ruang kepercayaan kepada pemerintah untuk bekerja.

“Saya menyampaikan keresahan bukan untuk membuat resah tapi ingin membuat pemerintah kita memikirkan solusinya supaya ekonomi Indonesia lebih baik,” tutur Hensa.

“Silakan Pak Prabowo kalau memang harus ada hal-hal yang perlu dilakukan untuk membuat rakyat jadi lebih baik, kami menunggu,” tambahnya.

Dengan situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian, seruan Hensa menggambarkan satu pesan kunci, yakni di saat pilihan terasa terbatas, kepercayaan publik menjadi modal paling krusial bagi pemerintahan baru untuk membuktikan janji perbaikan. (her)

Tags: Hendri SatrioPertumbuhan EkonomiPresiden Prabowo Subianto

Berita Terkait.

Taiwan Tourism
Ekonomi

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:11
Pengisian-BBM
Ekonomi

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:20
gadaii
Ekonomi

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18
Sekolah
Ekonomi

Maknai Hari Pendidikan Nasional, BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi hingga Berbagi Alat Tulis Bagi Siswa SDN 104 Langensari Bandung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:03
Hoax
Ekonomi

BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32
Transaksi
Ekonomi

BRI Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital, Transaksi Debit Contactless Melonjak 1.144% YoY per Maret 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:02

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3587 shares
    Share 1435 Tweet 897
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1595 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.