INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah, mendorong Koperasi Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) Ngasem Group untuk bersinergi dengan 419 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan dibangun di Kabupaten Bojonegoro. Dorongan ini disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan BMTNU Ngasem Group yang dirangkaikan dengan launching buku “Transformasi Koperasi Modern – Holding Koperasi”, Minggu (8/2/2026).
Farida menekankan bahwa transformasi BMTNU dari koperasi perdesaan menjadi holding ekonomi syariah yang profesional mencerminkan tata kelola yang akuntabel, partisipatif, serta penerapan nilai-nilai syariah yang menyeimbangkan pertumbuhan, keadilan, dan kemaslahatan umat.
“Semakin banyak anggota, semakin kuat organisasi. NU kuat karena jumlah anggotanya besar, koperasi pun sama. Makanya Koperasi BMTNU harus memperluas jaringan dan menjadi mitra bagi 419 Kopdes Merah Putih di Bojonegoro,” ujar Wamenkop.
Farida menambahkan, koperasi desa ini adalah milik warga lokal dan pemerintah menugaskan koperasi yang sudah maju seperti BMTNU sebagai “kakak asuh” untuk membimbing dan memperkuat Kopdes, sehingga program strategis nasional pemerataan ekonomi desa dapat berjalan optimal.
Dalam kesempatan ini, Wamenkop Farida Farichah didampingi Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Krisdianto, Wakil Bupati Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Abdullah Umar, dan Ketua Koperasi BMTNU Ngasem Group Moh. Wahyudi.
Sementara, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menyambut baik sinergi ini. Ia menyebut 419 Kopdes Merah Putih akan dibangun di seluruh desa dan kelurahan Bojonegoro, dengan sembilan desa sudah 100 persen terealisasi. Ia juga menekankan keberhasilan ketahanan pangan daerah, dari produksi beras 710 ribu ton per tahun kini meningkat menjadi 860 ribu ton per tahun.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan koperasi BMTNU mampu memperkuat ekosistem koperasi desa, memperluas dampak ekonomi syariah, sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Bojonegoro. (srv)




















