INDOPOSCO.ID – Jakarta Lunar New Year Festival 2026 resmi dibuka pada Minggu (8/2/2026) untuk menyambut perayaan Imlek yang tinggal sepekan lagi. Festival itu menyuguhkan kolaborasi pertunjukan budaya, hiburan khas Tionghoa, hingga bazar kuliner tersebar di berbagai pusat perbelanjaan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto membuka Jakarta Lunar New Year Festival 2026 di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Melalui kegiatan tersebut diyakininya mampu mendorong kembali pertumbuhan sektor ritel dan pariwisata.
“Ekonomi di Jakarta luar biasa. Beberapa hari lalu, Bapak Gubernur telah melakukan rilis terkait dengan perkembangan pertumbuhan ekonomi yang ada di Jakarta. Alhmdulillah, triwulan ketiga masih di bawah pusat (nasional) yaitu, 47 di bawah sedikit,” kata Uus Kuswanto di Jakarta dikutip Senin (9/2/2026).
Ia mengklaim kinerja ekonomi atau pencapaian target Jakarta berhasil melampaui rata-rata atau target nasional pada akhir tahun 2025. Pusat perbelanjaan mampu berkontribusi terhadap capaian tersebut.
“Untuk di tahun 2025, triwulan keempat kita sudah bisa melampaui pusat. Jadi lumayan luar biasa 51,27 persen. Jadi loncatan luar biasa lebih kurang hampir 3 persen,” ucap Uus.
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jakarta Mualim Wijoyo menyatakan, Jakarta Lunar Festival telah berkembang menjadi agenda tahunan yang dinantikan. Festival ini bukan hanya perayaan tahun baru Imlek melainkan simbol keharmonisan budaya.
“Simbol keberagaman, inklusifitas, harmoni budaya menjadi kekuatan utama Jakarta sebagai kota global,” jelas Mualim dalam kesempatan yang sama.
Melalui Jakarta Lunar Festival 2026, APPBI DKI Jakarta berkomitmen untuk mendorong peningkatan kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan, khususnya di Jakarta.
“Menggerakkan sektor ritel UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif serta menghadirkan pengalaman festival yang lebih inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan generasi masa kini,” imbuh Mualim. (dan)











