• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Negara-negara Teluk Desak AS Berunding dengan Iran di Oman, Erdogan Peringatkan Bahaya Intervensi Asing

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 5 Februari 2026 - 14:19
in Internasional
Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat. Foto: Istimewa

Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sedikitnya sembilan negara Timur Tengah, termasuk negara-negara Teluk, mendesak pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk tetap menyetujui perundingan dengan Iran yang direncanakan berlangsung di Oman, setelah Teheran meminta perubahan lokasi pertemuan.

Laporan Axios, Rabu (4/2/2026), menyebutkan bahwa perundingan yang dijadwalkan pada Jumat (6/2/2026) tersebut berisiko gagal. Namun, negara-negara Arab meminta Washington agar tidak membatalkan agenda tersebut demi menjaga stabilitas kawasan.

BacaJuga:

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Meski menunjukkan sikap skeptis terhadap peluang keberhasilan perundingan, pemerintahan Trump akhirnya menyetujui pelaksanaan pertemuan itu sebagai bentuk penghormatan terhadap sekutu-sekutunya di Timur Tengah serta untuk membuka peluang penyelesaian secara diplomatik.

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa campur tangan eksternal terhadap Iran berpotensi menimbulkan dampak serius bagi keamanan kawasan.

“Kami percaya bahwa intervensi eksternal terhadap negara tetangga kami, Iran, merupakan ancaman serius bagi seluruh kawasan. Jalan paling masuk akal untuk menyelesaikan persoalan ini, termasuk isu nuklir, adalah melalui diplomasi,” ujar Erdogan dalam pernyataan pers usai perundingan di Mesir, Rabu (4/2/2026).

Erdogan menambahkan bahwa Turki secara konsisten mendorong dialog dan pendekatan politik dalam menyelesaikan konflik, serta mengingatkan pentingnya menghindari langkah-langkah yang dapat meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.

Sebelumnya, Axios melaporkan bahwa utusan khusus AS Steve Witkoff semula berencana bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Istanbul pada Jumat untuk membahas program nuklir Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Namun, menurut jurnalis Axios Barak Ravid yang mengutip sumber Arab, pemerintahan Trump telah menerima permintaan Iran untuk memindahkan lokasi perundingan ke luar Turki. Negosiasi tersebut kini diperkirakan akan digelar di Oman.

Di sisi lain, Witkoff diketahui telah tiba di Israel pada Selasa untuk menggelar pembicaraan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkait situasi regional dan kebijakan AS terhadap Iran. (dil)

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpIranKonflik AS-IranNegara TelukRecep Tayyip Erdogan

Berita Terkait.

Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6876 shares
    Share 2750 Tweet 1719
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1749 shares
    Share 700 Tweet 437
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1033 shares
    Share 413 Tweet 258
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.