INDOPOSCO.ID – Pertemuan antara Presiden Prabowo dengan tokoh ormas agama Islam membahas sejumlah isu strategis, salah satunya mengenai pengembangan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) sebagai instrumen penguatan ekonomi keumatan.
Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam keterangan, Rabu (4/2/2026). Nasaruddin mengatakan, bahwa pengelolaan dana umat ke depan akan didorong agar lebih profesional dan transparan, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Nanti mungkin akan ada semacam sentuhan-sentuhan manajemen dari para profesional, sehingga dengan demikian efisiensi, efektif akan kita himpun dana-dana umat itu sendiri untuk mereka sendiri,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membahas upaya pengembangan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) bagi penguatan ekonomi keumatan. Hal ini dibahas Presiden saat bertemu para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan tokoh agama Islam, serta pimpinan pondok pesantren di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2026) kemarin.
Pertemuan ini menjadi forum silaturahmi sekaligus dialog strategis antara Presiden dan para pemuka agama yang membahas berbagai isu kebangsaan dan keumatan.
Ia menyebut Presiden Prabowo membuka ruang komunikasi dan diskusi bersama para tokoh agama. “Bapak Presiden menyetujui akan adanya komunikasi intensif dengan para tokoh-tokoh agama,” katanya.
“Presiden juga kelihatan sangat menikmati diskusi dengan pimpinan-pimpinan keagamaan terutama para kiai, para ulama, pimpinan pondok pesantren tadi,” imbuhnya. (nas)









