• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Sheikh Joaan Jadi Presiden OCA, NOC Indonesia Bicara Masa Depan Olahraga Asia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 30 Januari 2026 - 15:30
in Olahraga
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari berbincang hangat dengan Presiden OCA terpilih periode 2026–2028 Sheikh Joaan bin Hamad bin Khalifa Al Thani usai Sidang Umum Olympic Council of Asia (OCA) di Tashkent, Uzbekistan, yang menandai dimulainya babak baru kepemimpinan olahraga Asia. Foto: Dokumen NOC Indonesia

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari berbincang hangat dengan Presiden OCA terpilih periode 2026–2028 Sheikh Joaan bin Hamad bin Khalifa Al Thani usai Sidang Umum Olympic Council of Asia (OCA) di Tashkent, Uzbekistan, yang menandai dimulainya babak baru kepemimpinan olahraga Asia. Foto: Dokumen NOC Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pergantian kepemimpinan di Olympic Council of Asia (OCA) menandai langkah penting menuju konsolidasi kekuatan olahraga Asia. General Assembly OCA yang digelar di Tashkent, Uzbekistan, resmi menetapkan Sheikh Joaan bin Hamad bin Khalifa Al Thani dari Qatar sebagai Presiden OCA periode 2026–2028 melalui mekanisme aklamasi.

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menyambut positif keputusan tersebut. Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menilai terpilihnya Sheikh Joaan sebagai sinyal dimulainya fase baru bagi organisasi olahraga terbesar di Asia.

BacaJuga:

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

“Alhamdulillah, General Assembly OCA telah selesai dan secara aklamasi memilih Presiden OCA yang baru, Sheikh Joaan dari Qatar. Selamat kepada Sheikh Joaan bin Hamad bin Khalifa Al Thani. Ini akan membawa babak baru bagi Olympic Council of Asia,” ujar Okto dalam pernyataannya, pada Jumat (30/1/2026).

Pemilihan secara aklamasi ini merupakan hasil kesepakatan negara-negara anggota OCA demi menjaga kesinambungan kepemimpinan organisasi, seiring kondisi kesehatan Raja Randhir Singh, Presiden OCA sebelumnya, yang tidak memungkinkan untuk menjalankan tugas secara aktif.

Okto mengungkapkan bahwa dorongan untuk melakukan transisi kepemimpinan tersebut justru berawal dari Indonesia. Inisiatif itu secara resmi disampaikan dalam forum OCA di Kuwait pada Mei 2025, dengan mengacu pada OCA Constitution Article 16 tentang Executive Board, khususnya poin 16.5 yang mengatur mekanisme pengisian kekosongan jabatan Presiden OCA.

“Inisiatif untuk menyerukan pemilihan Presiden OCA yang baru datang dari Indonesia. Kami secara resmi mengajukan usulan ini dalam pertemuan OCA sebelumnya, karena kami meyakini bahwa kepastian kepemimpinan sangat penting bagi stabilitas dan pertumbuhan organisasi di masa depan. Transisi ini mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat tata kelola dan persatuan di Asia,” tegas Okto.

Lebih jauh, Okto menilai Sheikh Joaan sebagai figur pemimpin muda dengan kapasitas dan pengalaman yang mumpuni di panggung olahraga internasional. Komitmen Qatar dalam menjadikan olahraga sebagai prioritas nasional diyakini akan membawa perspektif segar bagi penguatan peran Asia di kancah global.

“Asia adalah benua terbesar, dengan jumlah penduduk terbesar, sponsor terbesar, dan penyelenggaraan multi-event olahraga yang sangat beragam, mulai dari Asian Games, Asian Beach Games, Asian Indoor and Martial Arts Games, hingga Asian Winter Games. Dengan kepemimpinan yang tepat, seluruh potensi ini bisa dimonetisasi dan dikonsolidasikan menjadi kekuatan besar,” tegas Okto.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Sheikh Joaan, Asia mampu tampil lebih solid, terkoordinasi, dan berpengaruh dalam peta olahraga dunia. Kedekatan hubungan antara NOC Indonesia dan NOC Qatar juga dinilai menjadi modal strategis dalam memperkuat sinergi di tingkat kawasan.

“Harapan kita, Asia sebagai kekuatan besar dapat semakin terunifikasi dan tampil lebih dominan di kancah olahraga dunia. Ini tentu juga akan membawa manfaat besar bagi Indonesia. Saya mengenal Sheikh Joaan sudah cukup lama. Hubungan NOC Indonesia dan NOC Qatar sangat erat, bahkan sering disebut sebagai satu suara dan satu kekuatan,” tutupnya.

Dengan kepemimpinan baru di OCA, Asia kini menatap masa depan olahraga dengan optimisme, mengubah potensi besar menjadi kekuatan nyata yang mampu berbicara lebih lantang di level dunia. (her)

Tags: Komite Olimpiade Indonesianoc indonesiaPresiden OCARaja Sapta OktohariSheikh Joaan

Berita Terkait.

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib
Olahraga

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss
Olahraga

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo
Olahraga

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06
bultang
Olahraga

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05

OLAHRAGA

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.