• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Polemik “Board of Peace”, GREAT Institute Tegaskan Langkah Prabowo di Davos Tepat Dukung Perdamaian Palestina

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 30 Januari 2026 - 09:09
in Internasional
Dr. Teguh Santosa. Foto: Istimewa

Dr. Teguh Santosa. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keputusan Presiden Prabowo Subianto membawa Indonesia bergabung dalam Board of Peace yang diumumkan di sela pertemuan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, dinilai sudah tepat dan sejalan dengan garis politik luar negeri Indonesia, khususnya dalam mendukung perdamaian Palestina.

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr Teguh Santosa, mengatakan berbagai kritik yang muncul di ruang publik terhadap keputusan tersebut justru mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap arah kebijakan luar negeri pemerintah. Menurutnya, perhatian publik tersebut menunjukkan bahwa isu Palestina masih menjadi agenda penting dalam diplomasi Indonesia.

BacaJuga:

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

“Kritik dan komentar yang muncul merupakan bentuk kepedulian. Artinya masyarakat Indonesia peduli pada garis lurus foreign policy kita,” ujar Teguh dalam dialog GREAT Talks, Kamis (29/1/2026).

Teguh menegaskan bahwa Board of Peace bukanlah agenda tersembunyi atau inisiatif sepihak, melainkan lembaga yang dibentuk melalui Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) Nomor 2803 yang diterbitkan pada November 2025. Resolusi tersebut mengadopsi Comprehensive Plan perdamaian di Gaza yang diajukan oleh Donald Trump dan mengakui kontribusi sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Qatar, Mesir, dan Turkiye, dalam memfasilitasi proses perdamaian.

Dalam resolusi tersebut, DK PBB juga secara eksplisit menerima pembentukan Board of Peace beserta mekanisme kerja umumnya. Karena itu, Teguh menilai tidak ada alasan untuk meragukan legitimasi maupun itikad pembentukan lembaga tersebut.

Ia mendorong masyarakat untuk mempelajari secara utuh Resolusi DK PBB 2803 beserta 20 poin Comprehensive Plan yang menjadi lampiran tidak terpisahkan dari resolusi tersebut. Salah satu poin utama dalam rencana tersebut adalah deradikalisasi di Gaza dan penghentian segala bentuk teror, serta penghentian aksi saling serang antara Hamas dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Menurut Teguh, pelucutan senjata pihak-pihak yang bertikai merupakan prasyarat untuk mencapai fase awal perdamaian atau negative peace, yakni kondisi tanpa kekerasan sebagai landasan menuju perdamaian yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa dalam rencana tersebut Hamas diminta meletakkan senjata, sementara Israel diminta menarik diri karena Gaza bukan merupakan wilayah Israel.

Teguh juga menekankan bahwa rencana komprehensif tersebut secara tegas menyatakan warga Gaza tidak akan dipindahkan atau diusir secara paksa dari tanah mereka.

Lebih lanjut, ia menilai konflik Gaza saat ini tidak lagi berada dalam kerangka isu penentuan nasib sendiri atau self-determination. Menurutnya, Palestina telah diakui sebagai negara berdaulat dengan bendera di Markas PBB dan berstatus sebagai observer state. Ia menambahkan bahwa isu Palestina tidak pernah dibahas dalam Komisi IV PBB yang menangani wilayah non-self governing, berbeda dengan kasus-kasus dekolonisasi lainnya.

Teguh yang juga dosen Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menilai kehadiran Board of Peace sebagai sebuah ikhtiar bersama masyarakat internasional setelah resolusi tersebut disahkan oleh DK PBB.

“Setelah proposal itu diadopsi oleh DK PBB, maka ini bukan lagi ikhtiar satu pihak, melainkan ikhtiar kita bersama untuk menciptakan perdamaian,” pungkasnya. (dil)

Tags: Board of PeaceDonald TrumpGREAT InstitutePalestinaPrabowo SubiantoPresiden Prabowo

Berita Terkait.

Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57
Muktamar ke-35 NU Sepakati AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan
Internasional

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:01
kamenri
Internasional

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:30

OLAHRAGA

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional
Olahraga

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Editor Laurens Dami
Senin, 14 September 2026 - 14:45

INDOPOSCO.ID — Pegadaian Championship memasuki babak baru. Mulainya gelaran kompetisi sepak bola profesional Indonesia tersebut ditandai dengan Launching & Press...

SelengkapnyaDetails
Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Senin, 14 September 2026 - 13:50
asean

Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Minta Suporter Jaga Sikap Sambut Tamu

Senin, 14 September 2026 - 11:16
timnas

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Sabtu, 12 September 2026 - 21:08
persija

Sengit! Persija Bungkam Persib Lewat Gol Injury Time

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11

BERITA POPULER

  • timnas

    Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1503 shares
    Share 601 Tweet 376
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1403 shares
    Share 561 Tweet 351
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    934 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Bambang Setiawan, Pelaku Ternyata Pekerja Serabutan

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Bantu Tekan Abrasi Pesisir, BRIN Sulap Limbah Plastik Jadi Eco Hex Brick

    734 shares
    Share 294 Tweet 184
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.